Rasa haru sangat terasa saat para narapidana di Lapas IIB Banjarbaru bertemu dengan keluarganya. Sebagian dari mereka ada yang menangis, karena kerinduannya terobati.
***
Hari pertama layanan kunjungan Idulfitri 1445 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru dipadati ribuan pengunjung, Rabu (10/4).
Bukan hanya dari Banjarbaru, pengunjung dari luar daerah pun datang ke Lapas Banjarbaru untuk menemui keluarga mereka yang sedang menjalani hukuman kurungan penjara.
Rasa haru pun tak terelakkan dari wajah para warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas IIB Banjarbaru saat bertemu keluarganya di momen lebaran.
Salah satu warga binaan, Rama bahkan tak bisa menahan air matanya ketika bertemu dengan kedua orang tuanya di lapangan tenis Lapas Banjarbaru.
"Perasaan saya campur aduk, orang tua saya jauh tapi masih berkenan datang. Saya langsung minta maaf dan ampun dengan beliau atas segala kesalahan yang sudah saya perbuat," ucapnya.
Hal senada diungkapkan Badali, ia merasa sangat bahagia akhirnya dapat bertemu dengan ayahnya setelah sekian lama terpisah. "Terimakasih banyak sudah mempertemukan dengan ayah saya di lebaran ini," ujarnya.
Tak hanya warga binaan, kebahagiaan juga dirasakan oleh pengunjung, salah satunya Baderi. Ayah dari seorang warga binaan Lapas Banjarbaru ini mengaku sangat senang bisa melihat langsung wajah anaknya.
Layanan kunjungan yang dibuka Lapas Kelas IIB Banjarbaru ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut.
Kepala Lapas Banjarbaru, I Wayan Nurasta Wibawa mengungkapkan, pada hari pertama tercatat 1.000 orang lebih mengunjungi 271 warga binaan. "Sedangkan hari kedua (Kamis) mencapai 1.091 orang, dan hari ketiga (Jumat) 1.006 orang," ungkapnya.
Jika ditotal pengunjung dari hari pertama hingga hari ketiga lebaran ada sebanyak 3.100 orang. “Kita tidak membatasi jumlah anggota keluarga yang berkunjung, namun durasi kunjungan 30 menit guna mengontrol dan mengurangi kepadatan pengunjung," sambung Wayan.
Ia berharap setelah bertemu dengan keluarganya, warga binaan mendapat energi positif untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief