Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Meriahnya Silaturahmi Badandang Dua Kabupaten di Tapin

Arief • Sabtu, 30 September 2023 | 11:09 WIB
BAWA DANDANG: Peserta bawa dandang yang akan dinaikkan di RTH Rantau Baru. | FOTO: RASIDI FADLI/RADAR BANJARMASIN
BAWA DANDANG: Peserta bawa dandang yang akan dinaikkan di RTH Rantau Baru. | FOTO: RASIDI FADLI/RADAR BANJARMASIN
Sore itu angin mendukung, ribuan layang-layang besar bergantian dinaikkan. Saat semua sudah di atas langit, sorak sorai penonton menggema.

Oleh: RASIDI FADLI, Rantau


Ribuan masyarakat Kabupaten Tapin dan Hulu Sungai Selatan antusias melestarikan tradisi badandang atau menaikkan layang-layang besar khas Kalimantan Selatan di RTH Rantau Baru, Tapin, Kamis (28/9) sore.=

Warga yang mengikuti silaturahmi badandang dua kabupaten itu mulai berdatangan setelah Asar. Rata-rata mereka menggunakan pikap untuk membawa layangan besar. Semakin sore, lokasi tambah ramai dan penuh.

Dalam silaturahmi ini Penjabat (Pj) Bupati Tapin M Syarifuddin juga turut hadir. Kebetulan ia juga memberikan sedikit doorprize untuk pedandang yang hadir.

Usai menonton, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel ini merencanakan untuk menggelar festival badandang. “Kemungkinan bisa tahun ini kita adakan, untuk terus mengembangkan. Tetapi kita lihat dulu dengan instansi terkait, apakah memungkinkan,” ucapnya.

Diakuinya, walaupun kegiatan silaturahmi badandang ini dadakan dan hanya lewat media sosial undangannya, tetapi antusias warga luar biasa. Terbukti ada ratusan dandang yang naik. “Termasuk penontonnya, mereka juga antusias menyaksikan budaya ini,” paparnya.

Memang badandang jadi hiburan yang murah bagi masyarakat dan perekonomian juga menggeliat, karena banyaknya orang yang datang. “Yang penting bisa jaga keamanan, supaya hiburan ini bisa dinikmati. Jangan sampai kegiatan yang sangat baik, dinodai dengan hal yang kurang baik,” pesannya.



Sementara itu, Ketua Paguyuban Badandang Tapin-HSS, Agus Syahbani mengatakan bahwa ada ratusan peserta yang berpartisipasi dalam silaturahmi badandang. “Kita lihat dari armada yang ada, baik itu dari Kabupaten Tapin maupun Kabupaten Hulu Sungai Selatan ada 183,” jelasnya.

Untuk dandangnya juga ratusan yang naik, itu pun dibatasi. Seandainya semuanya bisa naik kemungkinan bisa sampai 600-700 yang hadir. “Memang ini sebagai ajang silaturahmi, kebetulan tahun ini anginnya sangat mendukung,” jelasnya.

Lanjutnya, karena sudah jadi budaya di dua Kabupaten, mewakili pedandang yang ada ia ingin dandang diakui atau ada hak patennya.“Ini akan kita upayakan, bagaimana pun badandang merupakan warisan budaya dari zaman dulu,” paparnya.

Sementara itu salah seorang peserta, Noorsani menuturkan, silaturahmi badandang di Tapin ini sangat menggembirakan karena diikuti oleh ratusan pedandang di dua kabupaten.

“Kami ke sini satu pikap, membawa 15 orang dengan tiga dandang. Tapi hanya dua yang mengudara,” ucap warga Desa Sarang Halang, Kabupaten HSS ini.

Pria berumur 65 tahun itu menyambut baik, kalau nanti  ada festival dandang. Menurutnya kegiatan seperti itu yang ditunggu-tunggu. “Tentu kita akan berpartisipasi,” katanya. (al/ris) Editor : Arief
#Event #Layangan #Pesta Rakyat