Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Luncurkan Wisata Pemancingan, Tonjolkan Pusat Kuliner

Arief • Selasa, 18 Juli 2023 | 11:34 WIB
Lurah Seberang Masjid, Mochammad Subhan
Lurah Seberang Masjid, Mochammad Subhan
Kelurahan Seberang Mesjid terus menggali objek wisata di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Sasirangan itu. Berikut ulasan Lurah Mochammad Subhan.

Oleh: ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin.


Kawasan Kelurahan Seberang Mesjid merupakan salah satu kampung tua di Banjarmasin. Lurah Aan, begitu sapaannya, bertekad menjadikannya sebagai kampung wisata. “Sejak dilantik awal April 2022 lalu, banyak rencana saya. Bahkan sudah ada dalam waktu dekat yang akan jalan,” tutur suami dari Mahrita ini.

Hal pertama yang tengah berproses, sebut pria kelahiran Surabaya 19 Januari 1978 ini, membuat wisata pemancingan. Ia melihat banyaknya budi daya ikan keramba oleh masyarakat. Itu dapat dikembangkan menjadi tempat wisata baru di Seberangan Mesjid.

Masyarakat bisa datang ke sini untuk memancing di tepi sungai untuk menghilangkan penat, atau sekadar melenyapkan suntuk dari aktivitas pekerjaan. Tidak perlu membawa pancing atau umpan. Mereka bisa menyewa di tempat-tempat yang sudah disiapkan.

“Tak harus dapat ikan. Kalau dapat itu bonus. Di tempat itu mereka bisa mendapatkan ketenangan dan kenyamanan hati. Saya sudah coba, ternyata enak memancing sambil menikmati pemandangan sore di tepi sungai. Dalam waktu dekat diluncurkan,” jelasnya.

Ayah tiga anak ini juga ingin membuat pusat wisata kuliner di kawasan Kampung Sungai Mesa. Ia memilih kawasan tersebut karena ada beberapa warung makan yang sudah dikenal masyarakat banyak. Contohnya, Warung Makan Gulai Kambing Mami.

Konsepnya, Lurah Aan ingin menjadikan rumah-rumah di sepanjang jalan itu sebagai tempat kuliner. Pemilik rumah bisa membuka warung makan apa saja, atau usaha kuliner lainnya. “Sudah kami bicarakan dengan warga. Tapi, masih kami matangkan. Semoga bisa cepat terealisasi,” ujarnya.

Bagaimana bagi warga yang rumahnya di dalam gang, tapi juga ingin berusaha? Mantan Kasi Peserta Didik Bina SMP dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin ini menegaskan tak usah khawatir.

Mereka bisa menitipkan barang dagangannya ke warung-warung yang ada. “Mereka bisa saling kerja sama, tanpa harus repot-repot membuat rombong. Kita memanfaatkan tempat yang sudah ada,” jelasnya.



Impian terakhir Lurah Aan ingin membuat Wisata Bahari. Namun, ia masih merahasiakan detail konsep yang akan dijalankannya. “Masih saya konsep. Nanti kalau sudah beres, akan saya ungkap ke publik,” ujarnya.

Apa yang menjadikan Lurah Aan optimis dapat menyulap Seberang Mesjid menjadi Kampung Wisata? Alasannya sederhana. Bila berkembangnya pariwisata maka dapat meningkatkan perekonomian warga.

Lapangan pekerjaan akan terbuka. Asalkan warga diberikan kebebasan dalam pengelolaannya. Sementara kelurahan hanya membantu untuk mempromosikan kepada masyarakat luas.

Menurutnya, tempat wisata tidak harus mahal. Meski sederhana, bila dapat membuat orang ingin kembali datang itu sudah bagus. Para wisatawan sekarang lebih tertarik mencari tempat wisata yang natural, dan dapat membuat hati senang.

“Berwisata itu tak harus mewah. Tapi, dapat kenyamanan dan ketenangan hati. Di sisi lain dapat mengangkat perekonomian masyarakat,” cetus Lurah Aan.(az/dye) Editor : Arief
#Feature Politik