ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin.
Sejak dilantik 10 Juni 2022, Muhammad Afriansyah sudah bertekad ingin mewujudkan aspirasi masyarakat untuk peningkatan infrastruktur. “Pertama kali saya masuk ke Kelayan Tengah, satu hal yang diinginkan warga, peningkatan jalan dan drainase,” tutur suami Nurussa’adah ini, Kamis (22/6) sore.
Afri, sapaan akrabnya, ketika ditemui di kantornya sedang bersama beberapa staf kelurahan menepikan kursi. Kebetulan sore itu, beras bantuan dari Bulog datang. Harus ditata supaya ratusan karung beras dapat tertampung di ruangan kantor yang berukuran 5x5 meter itu.
Sembari mengawasi stafnya menepikan kursi, Afri menceritakan desakan warga meminta peningkatan jalan utama di Kelayan Tengah, lantaran setiap banjir rob selalu terendam. Jalan utama itu letaknya persis berada di tepi sungai. “Jalan itu akses masyarakat umum. Tidak hanya bagi warga Kelayan Tengah. Jadi cukup mengganggu (terendam, red),” beber lurah kelahiran Balikpapan 19 Oktober 1981 ini.
Apalagi air pasang kerap dibarengi hujan deras. Tidak hanya jalan, ayah tiga anak ini menyaksikan rumah warga tak luput dari rendaman air. Meski tidak sampai masuk ke dalam rumah. “Kantor Kelurahan Kelayan Tengah juga terendam kalau air sedang pasang. Tapi sampai halamannya saja,” ungkap mantan guru SMKN 5 ini.
Warga juga mengusulkan drainase di Kelayan Selatan juga dibenahi. “Dengan drainase yang baik, alirannya akan semakin bagus. Selain itu, warga juga bisa menjadikan tempat budi daya ikan sebagai tambahan pemasukan,” ujarnya.
Lalu bagaimana Afri memperjuangkan usulan warga? Keinginan warga tersebut sudah dimasukkan dalam program usulan prioritas pembangunan kelurahan.
Usulan itu juga sudah dibahas dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat Kecamatan Banjarmasin Selatan pada tahun 2022 lalu.
“Selain memperjuangkan lewat musrenbang kelurahan dan kecamatan, juga melalui dewan. Alhamdulillah usulan itu disetujui,” beber mantan Kasi Pembinaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin ini.
Lalu kapan peningkatan jalan itu dikerjakan? Afri mengatakan belum tahu persisnya. Kewenangannya ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin. Ia dan warga berharap bisa cepat terealisasi pada tahun ini. “Usulannya masuk APBD 2023,” ucapnya.
Informasi yang didapatnya, dinas terkait sudah survei ke lapangan dan meminta persetujuan warga setempat. “Infonya peningkatan jalan yang akan dilakukan sekitar satu kilometer. Kelayan Tengah masuk di dalamnya sekitar 600 meter, karena wilayahnya ada di tengah,” ujarnya.(az/dye) Editor : Muhammad Helmi