RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, SOUTH Borneo Naturehike Community (SBNC) atau komunitas penggemar bermalam di alam bebas, menikmati camping di kawasan Manggasang, salah satu lokawisata berbasis alam yang terletak di Desa Batu Tunggal, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Letaknya sekira 15 kilometer dari pusat Kota Barabai.
SBNC turut serta melestarikan budaya dan alam di Kalimantan selatan dalam setiap kegiatan. Serta memiliki misi menyatukan seluruh pecinta camping.
Glamping atau camping bisa menjadi pilihan penginapan bagi traveler yang ingin berdekatan dengan alam. Keduanya menawarkan pengalaman yang menarik di alam terbuka, yang kali ini Manggasang jadi pilihan SBCN dalam campmeet rutinnya.
Camping di wisata yang dialiri air sungai dari Pengunungan Meratus yang mengalir tiada henti di antara bebatuan sungai yang besar ini menciptakan suasana alami yang menenangkan. Kejernihan air dan kesejukan udara di kawasan ini menjadi daya tarik utama bagi member SBNC yang memasang tenda-tendanya dekat sungai. Camping jadi terasa sahdu dengan suasana tenang dan suara gemercik air.
Sebagai salah satu objek wisata berbasis alam, Manggasang menyediakan fasilitas sederhana untuk mendukung kenyamanan pengunjung, seperti tempat duduk alami di sekitar sungai dan area bersantai.
"Asyik sekali camping di tempat seperti ini di Manggasang. Walau musim kemarau air di sini tetap mengalir jernih dari atas pegunungan maratus. Manggasang memang pas buat mereka yang ingin merasakan wisata air baik perorangan maupun keluarga," ungkap Fendi, salah satu member SBNC chapter Barabai HST.
Pengelola wisata juga telah melakukan upaya perbaikan dan pemeliharaan agar keasrian tempat ini tetap terjaga.
Sebagai bagian dari ekosistem Pegunungan Meratus, kelestarian Manggasang sangat bergantung pada kesadaran wisatawan dan pengelola dalam menjaga kebersihan serta kelangsungan lingkungan. (Radar Camping)
Editor : Arief M