Dari Peluang Usaha hingga Air Bersih, Badan Bank Tanah dan PNM Berdayakan Masyarakat

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB
BERDAYAKAN MASYARAKAT: Kegiatan sosialisasi program LENTERA dan TJSL PNM bersama masyarakat penerima manfaat Badan Bank Tanah di Aula Kantor Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).(Foto: Dokumentasi Bank Tanah)
BERDAYAKAN MASYARAKAT: Kegiatan sosialisasi program LENTERA dan TJSL PNM bersama masyarakat penerima manfaat Badan Bank Tanah di Aula Kantor Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).(Foto: Dokumentasi Bank Tanah)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Badan Bank Tanah bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarmasin terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di wilayah Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah. Upaya tersebut diwujudkan melalui dua program di Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, yakni program LENTERA dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM.

Kegiatan berlangsung pada bulan Agustus 2026 lalu, di Aula Kantor Desa Baruh Jaya dan melibatkan masyarakat yang merupakan subjek Reforma Agraria di wilayah tersebut. Kegiatan turut dihadiri oleh Ridul Akbar, Pemimpin PNM Cabang Banjarmasin dan Mahyuni, Kepala Desa Baruh Jaya. Serta, Mukram dari Balai Penyuluh Pertanian Daha Selatan.

Melalui program LENTERA, sebanyak 100 perempuan yang merupakan bagian dari keluarga penerima manfaat Badan Bank Tanah mengikuti edukasi dan sosialisasi mengenai potensi serta peluang pengembangan usaha. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengenali potensi yang dapat dikembangkan menjadi aktivitas produktif, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang usaha yang dapat mendukung perekonomian keluarga.

Edukasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong perempuan untuk mengambil peran dalam pengembangan ekonomi keluarga melalui usaha yang sesuai dengan potensi dan kondisi lingkungan sekitar. Dengan pengetahuan yang diperoleh, peserta memiliki bekal untuk melihat peluang serta mengembangkan aktivitas ekonomi secara lebih mandiri.

Di sisi lain, PNM Cabang Banjarmasin melalui program TJSL memberikan dukungan sanitasi air bersih kepada 100 subjek Reforma Agraria Badan Bank Tanah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemasangan sambungan PDAM di Desa Baruh Jaya.

Dengan adanya sambungan tersebut, penerima manfaat kini memiliki akses air bersih yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah HPL Badan Bank Tanah.

Plt Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat mengatakan pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam pengelolaan HPL Badan Bank Tanah. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan potensi di setiap wilayah.

"Pemberdayaan masyarakat tidak dapat dilakukan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting agar program yang dihadirkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih luas. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan pengelolaan HPL tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemanfaatan tanah, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh, berkembang, dan semakin mandiri," ujar Hakiki.

Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, Badan Bank Tanah terus mendorong agar pengelolaan HPL dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi setempat diharapkan dapat mendukung terbentuknya masyarakat yang semakin mandiri, produktif, dan berdaya.

Editor : Fauzan Ridhani
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) balai penyuluh pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kandangan PT Permodalan Nasional Madani (PNM)