Bensa dan Bensi, Sepasang Banteng Merah yang Jadi Identitas Ultras Smansa di Tribun DBL Banjarmasin

Tia Lalita Novitri • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 20:46 WIB
IKONIK: Bensa dan Bensi, maskot Ultras Smansa SMAN 1 Banjarbaru, kembali hadir di tribun Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan. (Foto: DBL Indonesia)
IKONIK: Bensa dan Bensi, maskot Ultras Smansa SMAN 1 Banjarbaru, kembali hadir di tribun Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan. (Foto: DBL Indonesia)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Kehadiran maskot menjadi salah satu warna tersendiri dalam kemeriahan tribun Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan. 

Lebih dari sekadar pelengkap, maskot menjadi penegasan identitas sekaligus simbol semangat para supporter yang datang memberikan dukungan.

Salah satu maskot yang konsisten hadir setiap tahun adalah Bensa dan Bensi milik Ultras Smansa, kelompok supporter SMAN 1 Banjarbaru.

Bensa dan Bensi merupakan sepasang banteng jantan dan betina. Keduanya hadir dengan warna merah yang menyala, senada dengan para anggota Ultras Smansa yang kompak mengenakan atribut serba merah di tribun.

Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Banjarbaru, Abdullah Sani, mengatakan warna merah dan karakter banteng telah menjadi bagian dari identitas sekolah yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Merah berarti berani, merah berarti bersemangat menggebu-gebu. Itu menandakan anak didik kami sangat siap menghadapi DBL tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, identitas tersebut juga tercermin dari persiapan para siswa yang terus berlatih menjelang kompetisi.

“Semangat anak-anak Smansa luar biasa menyambut DBL Banjarmasin 2026. Mereka berlatih dan terus berlatih,” katanya.

Koordinator Ultras Smansa, M Alfianur Rohman, mengatakan Bensa dan Bensi memiliki filosofi yang lebih dari sekadar maskot. Sosok banteng dianggap mampu menggambarkan karakter yang ingin ditunjukkan para supporter ketika berada di tribun.

“Banteng punya filosofi yang mendalam bagi Smansa. Banteng itu menggambarkan semangat yang tinggi, keberanian, dan kekuatan. Itu yang ingin kami tunjukkan ketika mendukung tim di DBL,” tuturnya.

Menariknya, menjadi Bensa atau Bensi juga memberikan pengalaman tersendiri bagi supporter yang dipercaya mengenakan kostum maskot tersebut.

Dua di antaranya adalah M Raihan Kurniawan dan M Izzatur Ramadhan. Mengenakan kostum maskot yang cukup berat tidak membuat keduanya kehilangan antusiasme. 

"Justru, kesempatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena mereka dapat membawa identitas Ultras Smansa langsung ke tengah tribun," pungkas Izzatur.

Editor : Fauzan Ridhani
Honda DBL with Kopi Good Day 2026 banteng merah SMAN 1 Banjarbaru Smansa GOR Hasanuddin HM Banjarmasin