Perkuat Keterbukaan Informasi, Bangun Banua Gelar Dialog Terbuka Bersama Pers dan Jurnalis

Raudah Anisya • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 12:14 WIB
DISKUSI: Dialog terbuka PT Bangun Banua yang menghadirkan Dirut Bangun Banua H Afrizaldi dan Sekjen PWI Toto Fachrudin di Hotel Roditha Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin) 
DISKUSI: Dialog terbuka PT Bangun Banua yang menghadirkan Dirut Bangun Banua H Afrizaldi dan Sekjen PWI Toto Fachrudin di Hotel Roditha Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Memperkuat semangat keterbukaan informasi dan kepercayaan publik, PT Bangun Banua menggelar dialog terbuka bersama insan pers dari beberapa organisasi, seperti PWI, JMSI, dan IJTI, Kamis (6/8/2026) di Hotel Rodhita Banjarmasin.

Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, H Afrizaldi mengatakan dialog ini menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dan pers untuk saling bertukar pikiran, menerima masukan, serta membahas berbagai isu yang berkembang mengenai perusahaan.

Menurutnya, pers dan media bukan hanya penyampai informasi kepada masyarakat, tetapi juga mitra strategis dalam membangun ruang publik yang sehat. 

"Kami ingin membuka ruang dialog agar dapat menerima kritik, saran, dan masukan yang konstruktif demi kemajuan perusahaan daerah," tegas Afrizaldi.

Gagasan penyelenggaraan dialog terbuka lahir dari keinginan manajemen untuk membangun komunikasi yang lebih baik kepada semua stakeholder, termasuk para jurnalis.

Ia meyakini, wartawan memiliki wawasan, pengalaman, dan jaringan informasi yang luas, sehingga dapat memberikan perspektif yang bermanfaat bagi pengembangan perusahaan.

Melalui forum dialog, PT Bangun Banua ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peran, kinerja perusahaan, serta berbagai unit bisnis yang dijalankan untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah.

"Selama ini masih ada berbagai pertanyaan dan persepsi di masyarakat mengenai PT Bangun Banua. Dalam konteks ini, kami ingin menjawabnya melalui keterbukaan informasi," ucapnya.

Afrizaldi menyadari perusahaan daerah masih memiliki kekurangan dan terus berkomitmen melakukan perbaikan dalam tata kelola agar semakin profesional, sehat, transparan, dan akuntabel.

Harapannya, sinergitas yang terjalin dengan media dan jurnalis terus diperkuat melalui forum-forum komunikasi, sehingga perusahaan mampu memperoleh berbagai masukan yang objektif sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kinerja.

"Kami berharap  PT Bangun Banua semakin dipercaya masyarakat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Kalimantan Selatan," pungkasnya.

Pada dialog terbuka juga dihadirkan sekjen PWI Kalsel, Toto Fachrudin yang juga Wakil Direktur Radar Banjarmasin yang memberikan pandangannya sebagai jurnalis terhadap perkembangan Bangun Banua. 

Editor : Fauzan Ridhani
keterbukaan infomasi banjarmasin PT Bangun Banua PWI KALSEL Direktur Utama