Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

79 Pelajar SMP se-Kabupaten Kotabaru Beradu Bakat Seni di FL2SN 2026

Jumain Radar Banjarmasin • Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB
PENAMPILAN: Salah satu penampilan tari di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru.

Foto: Jumain/ Radar Banjarmasin.
PENAMPILAN: Salah satu penampilan tari di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru. Foto: Jumain/ Radar Banjarmasin.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU- Geliat seni dan sastra di kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kotabaru kembali memuncak.

Sebanyak 79 siswa terbaik dari berbagai penjuru Bumi Saijaan secara resmi memulai kompetisi dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kotabaru.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung secara maraton selama tiga hari, terhitung sejak Senin (11/5) hingga puncaknya pada Rabu (13/5).

Para peserta yang hadir merupakan perwakilan terpilih dari SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Kotabaru, yang telah mempersiapkan diri untuk memperebutkan tiket menuju tingkat provinsi.

Pantauan Radar Banjarmasin di lapangan pada Selasa (12/5) sore saat cabang lomba tari berlangsung, atmosfer kompetisi terasa begitu hangat.

Para peserta tampak sangat antusias dan bersemangat membawa panji sekolah masing-masing. Menariknya, tarian yang ditampilkan banyak menggambarkan kekayaan budaya Kotabaru yang multikultural.

Sebut saja perwakilan dari Pulau Laut Tanjung Selayar yang membawakan tarian dengan ciri khas kuat suku Mandar saat melaut.

Tak mau kalah, SMPN 7 Kotabaru dari Pulau Laut Sigam menyuguhkan Tari Masalama Ritasie yang mengisahkan kemeriahan tradisi selamatan laut di Desa Sarang Tiung.

Sementara itu, rombongan dari SMP Kelumpang Hulu juga tampil memukau dengan menonjolkan keelokan budaya Banua Lawas Cantung.

Usai memberikan penampilan terbaiknya di atas panggung, raut lega terpancar dari wajah lima siswa perwakilan SMPN 7 Kotabaru salah satunya Naura.

Mereka mengaku sangat puas bisa membawakan tarian khas daerah mereka dengan lancar di hadapan dewan juri.

"Kami merasa sangat puas dengan penampilan tadi. Persiapannya sudah maksimal, jadi menang atau kalah itu soal nanti, yang penting bagi kami sudah memberikan yang terbaik untuk sekolah," ujarnya.

Mereka pun menaruh harapan besar agar perjuangan ini berlanjut ke tahap selanjutnya.

”Mudahan kami bisa menang dan bisa mewakili Kotabaru ke tingkat Provinsi nantinya,” harapnya.

Di sisi lain, Ketua Penanggung Jawab Kegiatan, Hendry Hermawan, menekankan bahwa FLS2N bukan sekadar ajang mencari pemenang.

“Tujuan utama kami adalah memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan bakat, minat, dan kreativitas mereka, khususnya di bidang seni dan sastra. Kami ingin menumbuhkan sikap sportivitas, kepercayaan diri, dan semangat kompetisi yang sehat sejak dini," jelasnya.

Tahun ini, tercatat ada tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, mencakup spektrum seni yang luas. Mulai dari Lomba Kreativitas Musik Tradisional yang mengangkat kearifan lokal, Pantomim, Ilustrasi, Menulis Cerita, Menyanyi Solo, Mendongeng, hingga Lomba Kreasi Tari.

Seluruh rangkaian acara ini didanai oleh APBD Tahun Anggaran 2026 melalui program kerja Bidang SMP Disdikbud Kotabaru yang fokus pada pembinaan minat dan bakat siswa.

Editor : Arief
#Kotabaru #FL2SN #Sekolah #kalimantan selatan