RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Atrium Duta Mall 2 Banjarmasin berubah menjadi arena perang digital selama lima hari penuh berakhir, Minggu (3/5/2026) malam.
Duta Gaming Festival 2026 yang berlangsung 29 April hingga 3 Mei 2026 sukses menghadirkan lebih dari 500 gamer dari seluruh penjuru Kalimantan Selatan untuk bersaing dalam empat nomor pertandingan esports bergengsi — Mobile Legends, Free Fire, Tekken 8, dan EAFC26 — dengan total hadiah senilai Rp35 juta yang diperebutkan.
Gelaran yang menggandeng Pengprov Esports Indonesia (ESI) Kalimantan Selatan sebagai mitra teknis pertandingan ini menjadi salah satu event esports terbesar yang pernah digelar di tengah pusat keramaian kota Banjarmasin.
Ketua Umum ESI Kalsel, Brigjen Pol Sentot Adi Dharma, melalui Sekretaris Umum ESI Kalsel, Handoko Tri Hatmojo, menyampaikan apresiasinya kepada Duta Mall yang konsisten memberikan ruang bagi ekosistem esports di Kalimantan Selatan.
"Kami mengapresiasi pihak Duta Mall yang terus memberikan wadah buat kawan-kawan pecinta olahraga esports. Kami juga merasa mendapatkan tempat selaku pengurus untuk anak-anak bisa menjalani kompetisi yang cukup memacu adrenalin — karena berlangsung di area publik. Ini sedikit berbeda dibanding bermain di arena khusus esports, tapi memang esports identik dengan olahraga yang bisa ditonton banyak orang," ujar Handoko, Minggu (3/5/2026) malam.
Antusiasme peserta melampaui ekspektasi. Di kategori Mobile Legends, tercatat 48 tim yang mendaftar. Free Fire diikuti 42 tim, EAFC26 diikuti 45 peserta, dan Tekken 8 diikuti 23 peserta. Total keseluruhan menembus angka lebih dari 500 peserta.
Yang menarik, para peserta bukan hanya berasal dari Banjarmasin. Gamer dari berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan — dari Tanah Laut di selatan hingga kawasan Hulu Sungai di utara — rela turun ke Banjarmasin demi memperebutkan total hadiah Rp35 juta.
"Pesertanya dari semua wilayah Kalimantan Selatan. Bahkan ada dari Tanah Laut sampai Hulu Sungai yang turun ke sini karena eventnya memperebutkan total hadiah 35 juta. Hampir rata-rata semua peserta yang ikut adalah atlet," jelas Handoko.
Untuk menjaga kualitas kompetisi, ESI Kalsel memberlakukan aturan pembatasan khusus di kategori Mobile Legends — maksimal dua orang atlet resmi ESI yang diperbolehkan dalam satu tim. Sementara game lainnya dibuka untuk umum tanpa batasan.
"Memang ada kategori kemarin — seperti Mobile Legends, kami batasi maksimal dua orang atlet dalam satu tim. Tapi untuk game lain, semuanya terbuka," tambah Handoko.
Meski turnamen dibuka untuk umum, kualitas tetap berbicara. Para pemain terbaik dari berbagai event sebelumnya tetap mendominasi babak final — membuktikan bahwa kualitas elite tidak mudah digoyahkan meski persaingan semakin terbuka lebar.
"Cukup banyak peserta baru yang muncul. Tapi memang kualitas terbaik tetap berada di partai final. Artinya turnamen ini juga memberikan kesempatan bagi kawan-kawan dari event lain untuk merasakan suasana kompetisi yang sesungguhnya," ungkap Handoko.
Salah satu juara, Muhammad Noval mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraih di hadapan para penonton yang memadati atrium Duta Mall.
"Senang banget bisa menang di sini. Saingannya berat, banyak yang bagus-bagus. Tapi saya sudah persiapkan diri dengan baik dan alhamdulillah hasilnya sesuai harapan. Semoga ke depan makin banyak event seperti ini di Banjarmasin," ujarnya.
Berikut hasil lengkap Duta Gaming Festival 2026:
JUARA FREE FIRE
1. KICAW MANIA
2. AVG DAMIANOS
3. SNEAKY SEMOGA BISA
MOST KILL : FLYZE FFID ( 22 KILL )
JUARA TEKKEN 8
1. CAPO : Muhammad Noval
2. REYSC : Brylyand Reyscandra Susanto
3. ERI : Muhammad Eri Maulana Akbar
4. Mima : M. Kevin Warendra
Juara EAFC26
1. Dimas
2. Isfan
3. Imam
4. Rienanda
Juara Mobile Legends
1. Anput Store.ID
2. VIP Anput Store
3. Mahkota
MVP MochiShiki