Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Anniversary ke-16 Oi Banjarmasin, Ajang Silaturahmi Oi Se-Kalsel dan Rencana Gelar Jambore Oi Borneo Raya

admin • Senin, 19 Januari 2026 | 17:46 WIB
KOMPAK:Anniversary Oi Banjarmasin ke-16 di Villa Akung, Mandiangin Timur pada 17-18 Januari 2026 jadi ajang konsolidasi Oi se-Kalsel.
KOMPAK:Anniversary Oi Banjarmasin ke-16 di Villa Akung, Mandiangin Timur pada 17-18 Januari 2026 jadi ajang konsolidasi Oi se-Kalsel.

MARTAPURA - Ajang Anniversary ke-16 Oi Banjarmasin ke-16 di Villa Akung, Mandiangin Timur, 17-18 Januari 2026 tadi jadi ajang konsolidasi Oi se-Kalsel.

Dalam rakerwil (Rapat Kerja Wilayah) Badan Pengurus Wilayah Oi Kalsel, diputuskan bakal digelar Jambore Oi Borneo Raya 2026 yang nantinya akan mempertemukan anggota Oi dari seluruh wilayah Kalimantan. Dan secara aklamasi, Ketua Oi Banjarmasin, M Yunani ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Jambore Oi Borneo Raya 2026.

Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Oi Kalsel, Agus Siswanto mengatakan momen di HUT Oi Banjarmasin ini menjadi langkah awal menghidupkan kembali semangat Oi di daerah lainnnya,  mengerakkan organisasi, khususnya di daerah yang sempat vakum.

"Gagasan Jambore Oi Borneo Raya pertama kali muncul dalam Musyawarah Nasional (Munas) Oi di Gresik, November 2025 lalu. Hingga kini, Jambore berskala regional tersebut belum pernah digelar. Semoga Jambore Oi Regional Borneo Raya mendatang bakal menjadi role model bagi wilayah lain di Indonesia. Ini sebuah gagasan besar yang lahir dari aspirasi kawan-kawan Oi di Kalsel," jelasnya.

Jambore Oi Borneo Raya rencananya berlangsung Juli 2026, dengan konsep silaturahmi, pertukaran gagasan, serta penguatan peran Oi di tengah masyarakat. Berkaitan dengan Anniversary ke-16 Oi Banjarmasin ini, Agus berharap ini bukan sekadar kumpul-kumpul. "BPK (Badan Pengurus Kabupaten) yang sempat vakum diharapkan kembali aktif. Konsistensi dan semangat Oi Banjarmasin bisa menjadi contoh bagaimana organisasi tetap eksis dan bergerak,” ujarnya.

Mengusung tema “Makin rakat, makin kuat, bamanfaat”, wujudkan kebersamaan, kehangatan dan keharmonisan, perayaan Anniversari ke-16 Oi Banjarmasin berlangsung hangat, akrab dan penuh kebersamaan. Sejumlah BPK di Kalsel turut hadir. Di antaranya Oi Banjarmasin (BPK Banjarmasin), Oi Banjarbaru (BPK Banjarbaru), Oi Banjar (BPK Banjar), Oi Batulicin (BPK Tanah Bumbu), Oi Kandangan (BPK HSS), dan Oi Barabai (BPK HST).

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-16 Oi Banjarmasin turut diisi dengan acara camping Oi, malam keakraban, makan malam bersama, pemotongan kue ultah, diskusi, penampilan musik dengan lagu-lagu Iwan Fals, senam bersama, serta penanaman pohon sebagai rasa kepedulian terhadap lingkungan. Nantinya sebagai rangkaian ada bakti sosial diantaranya donor darah.

M Yunani sangat berharap melalui kegiatan sederhana yang digelar Oi Banjarmasin ini, Oi semakin dikenal secara positif oleh seluruh lapisan masyarakat. Sesuai tema tahun ini Makin rakat, makin kuat, bamanfaat. "Kita wujudkan kebersamaan, kehangatan dan keharmonisan di perayaan Anniversary ke-16 Oi Banjarmasin kali ini. Indahnya kebersamaan ini bertujuan membangkitkan marwah Oi di Kalimantan," tegasnya.

​Berkaitan kembali rencana Jambore Oi Borneo Raya, Sekretaris Jenderal Wilayah Oi Kalsel, Herry Murdi Hermawan mengatakan sukses atau terlaksananya Jambore Oi Borneo Raya nantinya bergantung pada keterbukaan dan partisipasi aktif seluruh anggota Oi se-Kalsel. Dari sekarang disusun kepanitiaan dengan melibatkan Oi wilayah dan kota memastikan berjalan dengan persiapan matang.

"Kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi kawan-kawan BPK untuk menyuarakan aspirasi mereka secara terbuka dalam menyongsong jambore pertama di Kalimantan ini. Apa saja keperluan kepanitiaan dan persiapannya akan kita bahas bersama demi hasil yang maksimal," harap Herry.

Ketua OC, Yunani diberikan hak prerogatif untuk menentukan susunan kepanitiaan pelaksana yang akan membantunya dalam persiapan hingga pelaksanaan sampai berakhirnya event Jambore Oi Borneo Raya 2026.

Konsep Jambore rencananya adalah kegiatan perkemahan internal Oi selama 3 hari. Bila dimungkinkan, dapat menjadi sarana UMKM berniaga dan ajang mengenalkan kearifan lokal Kalsel.

"Tapi ini perlu kesolidan semuanya untuk mewujudkan. Konsep jambore menggabungkan unsur seni, sosial dan penguatan organisasi. Insya Allah ini langkah kita wacana pengajuan diri Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Jambore Nasional Oi 2027 pada Rakernas BPP Oi 2026 mendatang," pungkasnya.

Oi adalah sebutan untuk komunitas penggemar musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals, yang merupakan singkatan dari "Orang Indonesia," sekaligus seruan khas Iwan Fals untuk memanggil teman-temannya, melambangkan persaudaraan dan aksi positif. Komunitas ini sangat besar dan terorganisir, memiliki berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.

"Oi" sebagai seruan, awalnya adalah panggilan santai "Oi!" atau "Hei!" kepada para penggemar yang sering datang ke rumahnya. "Orang Indonesia" Kemudian dimaknai sebagai singkatan "Orang Indonesia," menunjukkan identitas kebangsaan dan kebersamaan.

Lambang Oi berbentuk huruf 'O' miring putih dan 'i' kecil hitam melambangkan kesucian yang dilandasi keteguhan, dengan titik merah di atas 'i' melambangkan semangat membara.

Badan Pengurus Pusat Ormas Oi lewat keputusannya nomor: 13 tahun 2025 sebelumnya mengesahkan susunan Badan Pengurus Wilayah Ormas Oi Kalimantan Selatan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Oi dengan menetapkan Agus Siswanto sebagai Ketua Badan Pengurus Wilayah Oi Kalimantan Selatan Periode 2026 - 2029 yang ditandatangani Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Oi, Ainul Hidayat di Cimahi, Jawa Barat. 7 November 2025.

Sebelumnya Agus Siswanto terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus Wilayah Oi Kalsel Periode 2026-2029 saat musyawarah wilayah Oi Kalsel, Sabtu, 30 Agustus 2025 di Kalsel Park, Desa Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Editor : Fauzan Ridhani
#iwan fals #martapura #banjarmasin #oi #orang indonesia