SATU Lagi khusus event sepeda lipat jelang akhir tahun ini, yakni Seli Nanjak ke Bunglai Fun KOM Challenge, tepatnya 22 November 2025 mendatang yang digelar Pemerintah Provinsi Kalsel, Harian Radar Banjarmasin, serta komunitas sepeda lipat Folding Bike South Kalimantan dan Seli Banjarmasin.
Karena namanya Fun, jadi ini cuma sekadar fun bike dan terbatas khusus untuk sepeda lipat (sepeda yang bisa dilipat) dengan ukuran ban maksimal 22. Start di kawasan Kabupaten Banjar.
Peserta bersepeda gembira dan santai sambil menikmati jalan dan suasana pemandangan di sekitar Aranio, melintasi beberapa kilometer jalan Raya Banjarbaru-Batulicin dan finish nanti di kawasan Bunglai. Total jarak 15 Km dari start ke finish.
"Ya, ini sekadar sepedaan santai. Tidak ada lomba-lomba atau cepat-cepatan, peserta juga harus terdaftar resmi, jadi memang terbatas bagi mereka yang daftar dan harus pakai sepeda lipat," jelas Muhammad "Odienk" Afifuddin, founder Seli Nanjak ke Bunglai.
Registrasi Seli Nanjak ke Bunglai sebesar Rp.100.000,- .peserta mendapat medali finisher, konsumsi dan berkesempatan mendapat doorprize belasan juta rupiah. Pendaftaran ditutup 15 November 2025 dengan wajib isi link pendaftaran resmi.
Dengan rute 15 kilometer, rute ini masuk rute timur Geopark Meratus yang memperlihatkan pemandangan yang enak dipandang mata dan asik dilalui jalannya.
Seperti diketahui Geopark Meratus secara resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) pada April 2025, menjadikannya geopark pertama di Kalimantan yang mendapat pengakuan global. Penetapan ini terjadi dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, Prancis, dan menjadikan Geopark Meratus sebagai bagian dari jaringan geopark dunia. Pengakuan ini merupakan kebanggaan bagi Kalimantan Selatan dan Indonesia, serta membawa tanggung jawab untuk melestarikan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya yang saling terhubung di kawasan tersebut secara berkelanjutan
Editor : Arief