Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Perwakilan Rumah Sakit Se-Kalsel Ikuti Pelatihan Penanganan Isu Krisis

admin • Selasa, 23 September 2025 | 18:18 WIB
MOMEN:Para peserta pelatihan In House Training Handle Isu Krisis Rumah Sakit berfoto bersama di Meeting Room Kantor Pusat Radar Banjarmasin di Banjarbaru, Selasa (23/9/2025).
MOMEN:Para peserta pelatihan In House Training Handle Isu Krisis Rumah Sakit berfoto bersama di Meeting Room Kantor Pusat Radar Banjarmasin di Banjarbaru, Selasa (23/9/2025).

BANJARBARU - Rumah sakit sering kali rentan dengan berbagai isu krisis. Mulai dari kesalahan medis, pelayanan darurat, hingga derasnya komentar negatif di media sosial yang tak bisa dibendung. Kesalahan langkah dalam berkomunikasi bisa memicu kepanikan publik dan menggerus kepercayaan pasien.

Untuk mengantisipasi situasi seperti itu, Radar Banjarmasin Institute menggagas pelatihan In House Training Handle Isu Krisis Rumah Sakit yang diikuti sejumlah perwakilan rumah sakit di Kalsel. Kegiatan ini digelar di Meeting Room Kantor Pusat Radar Banjarmasin di Banjarbaru, Selasa (23/9/2025) pagi.

Dihadiri peserta dari berbagai rumah sakit, di antaranya RS Ciputra Mitra Hospital, RSUD Datu Kandang Haji Balangan, RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, RSU Syifa Medika Banjarbaru, RSUD Pambalah Batung Amuntai, RS Pelita Insani, RSI Sultan Agung Banjarbaru, RSD Idaman Banjarbaru, dan RSUD H Damanhuri Barabai.

Beberapa nama peserta yang hadir yakni Direktur RS Ciputra Mitra Hospital, dr Sony Prabowo MARS, Muhammad Helmi S Pd SKM MPH, M Riza Anshari S.Kom, Mardiyah, dan Fajar Ramadhan Guruh Prasetyo S Kom. Turut serta juga Evi Febriana Pratiwi S Kep, Fajeriannor S AP, Sam Renaldy SH, drg Dina Amalina Sofyan, dan Indra Zulkhan SE MM.

Peserta lainnya yakni Mahyudi SE serta Yuspa Sa’dillah SPdI. Mereka aktif mengikuti rangkaian materi dan berdiskusi mengenai pengalaman masing-masing dalam menangani isu krisis di rumah sakit.

Dua pemateri dihadirkan dalam kegiatan ini, yakni Wakil Direktur Radar Banjarmasin Toto Fachrudin dan Manajer Iklan dan Bisnis Digital Radar Banjarmasin, M Fitrie Ansorullah. 

Fitrie memaparkan materi seputar kode etik jurnalistik dan alur kerja wartawan dalam mengolah informasi publik, khususnya terkait isu rumah sakit. Ia juga menjelaskan cara menghadapi wartawan saat proses konfirmasi agar informasi yang disampaikan tetap akurat.

Sementara Toto Fachrudin membawakan studi kasus kejadian krisis di rumah sakit, baik yang disebabkan kelalaian pasien maupun pihak rumah sakit. Ia memberikan pembekalan strategi komunikasi menghadapi pemberitaan dan arus komentar di media sosial agar tidak memperkeruh situasi.

Sepanjang pelatihan, peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait isu yang pernah mereka alami. 

Di akhir sesi, Sam Renaldy dari RS Pelita Insani menyampaikan kesan positif mewakili peserta lain. Ia menilai pelatihan ini bermanfaat dan berharap ke depan digelar kegiatan serupa dengan topik lebih mendalam, seperti komunikasi krisis di rumah sakit. “Rumah sakit sangat rentan terhadap berbagai permasalahan. Ilmu yang kami peroleh semoga bisa kami terapkan dengan baik,” ucapnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Radar Banjarmasin Institute #In House Training #banjarbaru #Rumah Sakit #pelatihan