BANJARBARU – Ada suasana berbeda di Markas Komando Bataliyon Infantri 623/Bhakti Wira Utama (Yonif 623/BWU), Banjarbaru, Minggu (22/6) pagi. Jika kesehariannya diwarnai aktifitas kemiliteran yang terkesan kaku dan eksklusif, tidak pada pagi itu. Sejak pukul 07.30 an Wita tamu sipil silih berganti berdatangan. Berhenti sebentar di pos penjagaan, kemudian diarahkan ke Lapangan Tembak Yonif 623/BWU. Mereka adalah para member General Manager Community Plus (GMC+) Kalsel yang tengah mengadakan kegiatan silaturahmi bulanan. Kali ini sebagaimana hasil pengundian bulan sebelumnya, tuan rumahnya Yonif 623/BWU. Yang menarik, selain silaturahmi mereka juga diberikan kesempatan mengenal lebih dekat alat persenjataan militer.
Wajah-wajah ceria terpancar ditengah sambutan hangat para anggota yang mengarahkan parkir dan ke meja regristrasi hingga satu per satu disalami Komandan Yonif 623/BWU, Letkol Inf Ading Priyotantoko, S.Sos, M.Sc sebelum menempati tempat duduk yang ditata round table. Di meja sudah tersaji aneka jajanan pasar dan air mineral, di samping teh dan kopi yang ditawarkan ke masing-masing tamu. “Ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Saya belum pernah (Latihan) menggunakan laras panjang. Kalau pistol pernah,” aku Kakanwil PT Jasa Raharja Kalsel, Abdillah yang termasuk datang paling awal.
Tepat pukul 09.00 Wita, acara dimulai. Kepala Sekretariat Bawaslu Kalsel, Teuku Dahsya Kusuma selaku ketua panitia menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga baik kepada Yonif 623/BWU selaku tuan rumah, juga members GMC+ yang meluangkan waktu bisa berhadir di acara silaturahmi bulanan. “Tentu ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Terima kasih banyak Danyonif 623/BWU Letkol Inf Ading (Priyotantoko) dan juga seluruh anggota atas kesempatannya. Juga kepada seluruh members GMC+. Salam kompak selalu, bekawal selawasan,” seru Dahsya disambut tepuk tangan riuh.
Sementara Letkol Inf Ading dalam welcome speech-nya menyampaikan, merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan GMC+. Dia berharap interaksi member GMC+ dengan Yonif 623/BWU tidak hanya pada kegiatan ini. “Silakan kapan saja kalau ada waktu luang, mampir ke Mako Yonif 623/BWU. Kami dengan senang hati menyambut. Kami berharap, silaturahmi yang sudah terjalin erat ini akan terus berlanjut selamanya,” ucap Ading.
Ditambahkan Ading, Yonif 623/BWU juga membuka diri jika Perusahaan, instansi atau lembaga yang dipimpin para member GMC+ ingin mengadakan kegiatan outbond, gathering, glamping, retreet atau pembekalan karyawan. “Atau ingin membawa karyawan mengenal lebih dekat markas militer sekaligus refreshing. Silakan. Kami terbuka,” ajak Ading.
Sebelum memulai kegiatan latihan menembak, diberikan pengetahuan dasar mengenai senjata jenis SS2 V4. Mulai cara mengisi magazine, kunci pengaman hingga teknik bidikan menggunakan fisir dan chamber. Instruktur juga menyampaikan pentingnya safety dalam penggunaan senjata. “Safety mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar,” tegasnya.
Tapi bukan acara GMC+ namanya kalau isinya serius. Sejak awal kedatangan, penyampaian sambutan hingga arahan instruktur selalu dipenuhi tawa dan canda tawa. Seperti ketika instruktur menyampaikan teknik menembakan senjata dengan memegang lembut, menggunakan jari telunjuk dan diremas pelan-pelang. Langsung muncul celetukan yang mengulangi arahan instruktur dengan tekanan intonasi tertentu. Hal ini langsung disambut gelak tawa.
Tak sabar segera ingin mencoba menggunakan senjata militer, para member GMC+ antusias menuju tenda posisi bidik. Disiapkan 6 lajur menembak lengkap dengan matras karena posisi membidiknya tiarap. Jarak bidik 100 meter berupa lingkar sasaran dan plat babi. Secara bergantian member GMC+ mencoba membidik sasaran dengan arahan ketat anggota yang ditugaskan mendampingi masing-masing. “Wah ini pengalaman luar biasa. Very wonderfull experience,” seru BM Telkomsel Banjarmasin, Ahmad Mannyaurang.
Sementara BM Astra Toyota Auto 2000 Banjarmasin, Vicky Fernando mengaku sangat terkesan. Apalagi mulai Danyonif hingga anggota semuanya ramah dan hangat. “Selama ini kan militer kesannya kaku dan serem. Tapi hari ini semuanya gak terbukti. Terima kasih. Saya sangat terkesan sekali,” aku Vicky.
Menariknya, kegiatan menembak ini bukan sekadar Latihan. Tapi juga ada sesi lomba yang juga diikuti antusias oleh para member GMC+. Setelah melewati babak penyisihan hingga final, akhirnya keluar sebagai juara 1, GM Hotel Novotel Banjarbaru Benny Wijaya. Disusul Sales Manajer PT Posindo Banjarmasin Fachriza dan BM Astra Toyota Auto 2000 Vicky Fernando.
Acara diakhiri dengan makan siang bersama dan pembagian doorprize serta juara lomba menambak. Tampak beragam sajian makan siang yang sangat menggugah selera. Mulai ayam goreng, capcay, sate kambing khas Pekanbaru, sup Marak Kambing hingga ayam Pangkat khas Aceh. Hadiah yang disediakan untuk pemenang lomba menembak masing-masing 1 unit, printer, helm dan esspreso maker pot. Mereka juga mendapatkan masing-masing 1 gesper militer.
Ditengah acara juga dilakukan pengundian untuk tuan rumah bulan depan. Akhirnya yang terpilih Swiss belhotel Banjarmasin yang diundi Bersama Hotel Aria Barito Banjarmasin. Tampak hadir dalam acara tersebut diantaranya, Owner Klinik Alifa Farma Medica Ali Said Thalib, Dirut PT BPUJ Nokvan, GM Hotel Galaxy Banjarmasin Irfan Nasution, Kaset Bawaslu Kalsel Teuku Dahsya Kusuma, BM Telkomsel Banjarmasin Ahmad Manyaurang, GM Airnav Polsher Manihuruk, Owner Wareg Endy Latief, Pimwil Posindo Kalsel Edhy Mulyo Utoma, BM Asuransi Cakrawala Satrio, Retailer IQOS Banjarbaru Hansye Pantow, Owner 7 Bakery Tono Chang, GM Rattan Inn Banjarmasin Mappa Karaeng Rurung, Manajer Maybank Banjarmasin Nona Herlina, Manager Apotek Kimia Farma Gema Yulian Dahnis, Reg Business Manager Kalimantan KF Diagnostika Ikram Berutu, Direktur Caelum Hospitality Aristo, Pimwil PT Jasa Raharja Abdillah, Kabag Ops Jasa Raharja Kalsel Hendra Fahruddin, Pimca Bank Mandiri Banjarmasin Kadek Sumerta, Pimca CIMB Syariah Happy, Pimca Bank BJB, Andry Leverandry Pratamargana, AM Marketing Sampoerna Kalsel, Alfan Alfiansyah, Direktur RS Pertamina Tanjung, dr Alvin Malvinas Bayu Putra, Pimca BRI Martapura Subkhan Efendi, Area Head Mandiri Taspen Wilayah 8/Kalimantan, I Gede Mas Istawan, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Ahmad Fauzi Noor, Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad, Pimca Aca Insurance Santo, BM Indosat Banjarbaru Rivaldi Prasetyo, Dirut PT CMU Wahyu Utomo, GM Hotel Harper Banjarmasin Benny Christian, Owner Hotel Harper Banjarmasin Yusran Siang, GM Telkom Kalselteng Yoga Istanto, GM Hotel Novotel Banjarbaru Benny Wijaya, BM Schneider Banjarmasin Rozak dan Suparman.(she)
Editor : Arief