RANTAU – Membuat konten demi viral tanpa memperhatikan etika dan aturan hukum bisa berdampak serius. Tak sedikit remaja yang terjerat Undang-Undang ITE atau ikut menyebarkan hoaks akibat minimnya literasi digital.
Merespons hal itu, pelatihan literasi digital diberikan kepada puluhan siswa kelas X dan XI SMAN 1 Piani, Kelurahan Baramban, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Senin (16/6/2025) siang.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Kalimantan Prima Persada (KPP) Mining ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan disambut antusias oleh para peserta.
Dalam pelatihan ini, siswa dibekali pengetahuan tentang personal branding, cara memilah informasi, membuat konten informatif, serta memahami aturan dan etika bermedia sosial secara bijak.
Materi disampaikan langsung oleh Wakil Direktur Radar Banjarmasin, Toto Fachrudin, yang menekankan pentingnya membangun citra diri positif di dunia maya.
"Akan lebih baik jika personal branding dibangun sejak dini dan secara konsisten, karena media sosial bisa diakses secara global. Banyak perusahaan atau lembaga yang menilai karakter seseorang melalui jejak digitalnya,” ujarnya.
Sementara itu, CSR Officer KPP Mining, Sedy Noorhidayat mengingatkan pentingnya memanfaatkan teknologi secara positif di era internet saat ini.
“Gadget jangan hanya untuk hiburan, tapi gunakan juga untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti mencari informasi pendidikan atau beasiswa. Bahkan, ada beasiswa ke luar negeri yang seleksinya bisa dilakukan secara online,” jelasnya.
Kepala SMAN 1 Piani, Indry Ermayani menyambut baik pelatihan tersebut. Ia berharap siswa dapat menerapkan ilmu yang didapat secara positif dalam penggunaan media sosial.
“Semoga siswa lebih terarah dalam bermedia sosial dan memiliki pemahaman literasi digital yang baik,” harapnya.
Salah satu peserta, Rizky, siswa kelas XI, berbagi pengalamannya saat mengikuti seleksi Paskibraka tingkat kabupaten. Salah satu syarat penilaiannya adalah melihat akun media sosial.
“Alhamdulillah postingan di medsos saya gak aneh-aneh, akhirnya bisa lolos jadi anggota Paskibraka Kabupaten Tapin di 2024,” ungkapnya.
Editor : Fauzan Ridhani