BANJARBARU - Program Cahaya Ramadan 2025 yang berlangsung selama 20 hari berhasil menyalurkan bantuan kepada ratusan warga melalui enam subprogram. Direktur Radar Banjar Peduli, Adi Royan, mengungkapkan rasa syukurnya meski menghadapi tantangan besar dalam sumber daya dan pendanaan.
"Berkat kerja sama dan dukungan semua pihak, semua kebutuhan dapat terpenuhi," ujar Adi.
Program yang dimulai sejak 5 Maret 2025 ini memiliki beberapa sub program unggulan. Rantang Ramadan berhasil menyalurkan paket berbuka puasa kepada 129 jiwa di enam kelurahan Kota Banjarbaru dan satu desa di Kabupaten Banjar.
Sementara melalui Iftar Ramadan, tim membagikan 200 paket berbuka puasa untuk driver ojek online. "Kami ingin memberikan apresiasi kepada mereka yang bekerja keras, terutama di bulan Ramadan," jelas Adi.
Program Sahur On The Street juga mendapat respons positif dari keluarga pasien rawat inap di Rumah Sakit Idaman. "Kami ingin memastikan mereka tidak perlu meninggalkan ruangan inap hanya untuk mencari makanan sahur," tambahnya.
Di penghujung Ramadan, program Senyum Lebaran hadir untuk meringankan beban pengeluaran keluarga saat Idulfitri.
Adi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi, termasuk Ketua YBM PT. PLN Persero UIP3B Kalimantan, Muchsin A. Gani, donatur Program Sedekah 2000, dan relawan KSR PMI Unit ULM Sub Unit Banjarbaru.
"Kami berharap Program Cahaya Ramadan dapat dilaksanakan kembali tahun depan dengan lebih baik," pungkasnya.
Editor : Arief