Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Membahas Sosok Zafry Zamzam, Mahasiswa UIN Antasari Kunjungi Redaksi Radar Banjarmasin

Muhammad Syarafuddin • Sabtu, 4 Mei 2024 | 12:07 WIB
KUNJUNGAN: Rombongan mahasiswa BPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Antasari.
KUNJUNGAN: Rombongan mahasiswa BPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Antasari.

BANJARMASIN - Rombongan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari mengunjungi Kantor Biro Radar Banjarmasin di Jalan Hasan Basry, Banjarmasin Utara, Jumat (3/5) pagi.

Mereka adalah 22 mahasiswa dari Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Berkumpul di ruang redaksi, mereka berdiskusi bersama redaktur halaman Metropolis, Muhammad Syarafuddin.

Mahasiswa ingin mengetahui dua hal. Pertama, isi dapur redaksi. Bagaimana alur kerja redaksi dari perencanaan sampai eksekusi.

Dari kerja reporter di lapangan, hingga tugas editor di balik meja. Dari bahan mentah menjadi berita yang disajikan ke pembaca.

"Perencanaan harus menjelaskan siapa meliput apa. Dan patuhi deadline (tenggat waktu)," kata Syarafuddin.

Kedua, tips dan trik agar opini yang mahasiswa tulis bisa menembus halaman media massa.

"Opini bagus punya argumen yang kuat. Menulis opini ibarat membujuk teman lama agar sepakat dengan pandangan Anda," kata Syarafuddin.

Dia lantas mengajak mahasiswa membedah edisi 17 Agustus 2023, "Zafry Zamzam: Manusia Komplet" yang menyabet penghargaan SPS Awards 2024 kategori Silver pada Selasa (30/4) malam di Jakarta.

Kebetulan yang relevan, sebab Zafry Zamzam (1918-1972) bukan sekadar nama jalan. Beliau adalah wartawan, ulama, politikus dan Rektor pertama IAIN Antasari.

Dari situ diskusi menghangat. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan. Dari cara memulai penulisan, perwajahan koran, hingga bagaimana mengurusi lembaga pers mahasiswa (LPM).

"Saya pengin mahasiswa BPI memahami kerja-kerja jurnalistik. Kemampuan menulis dan penggunaan media sosial akan sangat membantu mereka saat menjadi penyuluh nanti," kata Willy Ramadan, dosen pembimbing. 

Editor : Arief
#UIN Antasari #Radar Banjarmasin #Kunjungan