Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Nanas Disusun Seperti Menara di Batola, Inilah Terjadi Berikutnya

Maulana Radar Banjarmasin • Senin, 20 November 2023 | 10:42 WIB
BERBENTUK MENARA: Ribuan buah nanas habis dalam sekejap diperebutkan pengunjung di Kecamatan Mekarsari, Minggu (19/11).
BERBENTUK MENARA: Ribuan buah nanas habis dalam sekejap diperebutkan pengunjung di Kecamatan Mekarsari, Minggu (19/11).

MARABAHAN - Pesta Nanas 2023 di Kecamatan Mekarsari berlangsung kemarin (19/11). Ribuan orang rela memadati halaman Sepak Bola Hardoko Anwar. Lokasinya berada persis di depan Kantor Camat Mekarsari.

Padahal kondisi cuaca sangat terik. Bahkan ada rela datang sejak pagi. Mereka bukan warga Kecamatan Mekarsari saja. Ada yang dari Tamban, dan warga kecamatan lainnya.

Buah nanas yang dibentuk seperti menara itu memiliki tinggi 8,5 meter dan lebar 4,5 meter. Ada ribuan buah nanas yang dipasang untuk diperebutkan dalam waktu singkat.

Mulyani warga Tamban, Desa Purwosari sengaja datang ke festival untuk melihat keseruannya. Ia datang agak siangan, karena jaraknya hanya beberapa kilometer saja dari rumahnya. "Baru dua kali datang ke festival ini. Tahun 2019, dan tahun ini. Sebelumnya saya merantau lama ke Kaltim," bebernya.

Mulyani salut festival tersebut masih dipertahankan. Ini sekaligus perayaan HUT Kecamatan Mekarsari. Sebelum pemekaran menjadi Kecamatan Mekarsari, sejarahnya lokasi itu masih masuk Kecamatan Tamban.

"Ramai dan seru saja menontonnya. Melihat rebutan nanas," ujarnya.

Warga Desa Karang Mekar Kecamatan Mekarsari, Fauzi juga mengakui event tahunan itu sangat dinantikan. Terakhir 2019. Setelah itu vakum karena karena pandemi Covid-19 dan banjir. "Pada tahun 2019 itu, hanya perayaan HUT saja. Tidak ada kegiatan Festival Nanas ini. Jadi wajar masyarakat menanti," ujarnya.

Plh Camat Mekarsari, Yan Ferdian mengungkapkan ada sekitar 7.000 buah nanas yang ditempel di reflika menara itu. Nanas didapatkan dari sejumlah desa di Kecamatan Mekarsari.

Event ini tadinya hendak digelar 24 November mendatang. Namun, dimajukan waktunya. "Ini berkat semangat bersama. Persiapan sekitar tiga hari saja. Namun, bisa terselenggara lebih awal. Kami berharap kegiatan pesta buah nanas ini bisa terus berlanjut, dan berkesinambungan dari tahun ke tahun," harapnya.

Yan Ferdian menyebut event ini sebagai bentuk syukur masyarakat sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kecamatan Mekarsari ke-37 di Kabupaten Batola.

"Dari penyelenggaraan event ini diharapkan infrastruktur di Kecamatan Mekarsari mendapat perhatian dari pemerintah. Mudah-mudahan ada perhatian lebih untuk memfasilitasi komoditas unggulan kami berupa buah nanas," pintanya.

Pj Bupati Batola, Mujiyat menilai event tahunan ini adalah local genius dan karya anak bangsa yang ada di Kecamatan Mekarsari. Tentunya berpotensi untuk menarik wisatawan. Ia akan mendorong pesta nanas menjadi event pariwisata yang setiap tahun diagendakan. "Kita akan dorong dengan anggaran yang memenuhi syarat. Melalui Pesta Nanas ini bisa menjadi daya tarik untuk wisatawan berkunjung ke daerah Mekarsari," ucapnya.

Mujiyat memastikan perbaikan infrastruktur dalam tahun ini. Seperti jembatan menuju Kecamatan Mekarsari. "Nantinya akan mempermudah akses para pengunjung. Mereka ke pesta nanas bisa datang dengan nyaman, dan pulang dengan nyaman," tuntasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#nanas #barito kuala #buah