Namun kehadiran jemaah sedikit terganggu, akses jalan yang masih sempit. Untuk sampai ke lokasi makam, hanya bisa dilewati oleh roda empat satu arah saja.
Karena itu, panitia pelaksana meminta kepada pihak terkait untuk bisa membantu agar akses jalan bisa diperlebar atau ada jalur alternatif.
“Memang kita akui, akses jalan masih kurang, tetapi walaupun begitu jemaah tetap hadir,” ucap, Mansur, warga setempat.
Hal ini pun sudah disampaikannya secara langsung kepada Ketua DPRD Tapin Yamani, yang berhadir di tengah-tengah masyarakat.
“Beliau merespons dan akan mengupayakan, supaya akses jalan bisa diperbaiki atau ditambah,” jelasnya.
Sementara perkiraan jemaah yang hadir, kemungkinan belasan ribu, dilihat konsumsi yang disediakan sebanyak 15.000 porsi.
“Konsumsi sendiri atas bantuan para donatur, tokoh masyarakat dan masyarakat di sini,” jelasnya.
Merespons keinginan panitia pelaksana, Ketua DPRD Tapin, Yamani, berjanji akan coba mengkomunikasikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tapin.
“Akan kita upayakan supaya akses jalan bisa dilebari atau dibuat jalur alternatif,” ucapnya.
Haulan Datu Aling ke-8 diisi oleh Kiai Haji Ahmad Barmawi atau dikenal guru Kulur, sedangkan ceramah agama diisi oleh Habib Idrus Bin Abdullah Aydrus. (dly/ij/ran) Editor : Arief