RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MANCHESTER - Michael Carrick mengakui bahwa sorakan ejekan dari suporter di Old Trafford terasa menyakitkan setelah Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur, Minggu (11/10).
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan buruk Setan Merah pada awal musim ini. Perolehan enam poin dari enam pertandingan menjadi awal musim terburuk Manchester United dalam 40 tahun terakhir.
Terakhir kali mereka mengumpulkan poin sesedikit itu pada fase yang sama terjadi pada 1986. Situasi tersebut memicu kekecewaan para pendukung.
Sorakan ejekan terdengar sepanjang pertandingan dan kembali menggema setelah peluit akhir dibunyikan. Melansir ESPN, Carrick pun tidak menampik bahwa reaksi suporter tuan rumah sulit diterima.
"Jelas, ini menyakitkan, Anda tahu, ini sangat menyakitkan," kata Carrick dalam konferensi pers pascapertandingan.
"Memang tidak menyenangkan untuk dilalui, tetapi terkadang Anda harus melewatinya. Begitulah adanya. Ini sebenarnya berasal dari niat baik, jadi saya memahaminya," imbuh dia.
Manchester United sebenarnya berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan kedua mereka di Premier League musim ini.
Gol pembuka Bryan Mbeumo sempat memberikan harapan bagi tuan rumah, terlebih setelah Tottenham harus bermain dengan 10 orang.
Rodrigo Bentancur, yang masuk sebagai pemain pengganti, mendapat kartu merah setelah menanduk Luke Shaw. Keunggulan jumlah pemain seharusnya menjadi modal bagi United untuk mengamankan tiga poin.
Namun, Setan Merah justru gagal mempertahankan keunggulan. Dominic Solanke mencetak gol penyeimbang pada menit ke-92 dan membuyarkan harapan tuan rumah untuk meraih kemenangan.
Hasil ini menjadi kali kedua Manchester United kehilangan poin akibat kebobolan pada masa tambahan waktu musim ini. Mereka juga kembali gagal mengalahkan tim yang bermain dengan 10 pemain, setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Manchester City pada bulan lalu.
Bagi Carrick, kegagalan tersebut menunjukkan bahwa Manchester United masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir. (jp/yy/ris)
Editor : Arief M