Jelang Barito vs Persela, Bima Sakti Waspadai Bayu dan Rizky

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:36 WIB

 

PERSIAPAN: Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti memberikan arahan kepada pemain jelang laga tandang melawan Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin. (Foto: M Idris Jian Sidik)
PERSIAPAN: Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti memberikan arahan kepada pemain jelang laga tandang melawan Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin. (Foto: M Idris Jian Sidik)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Persela Lamongan membawa modal tiga kemenangan beruntun saat menghadapi Barito Putera pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027. Namun, pelatih Bima Sakti tetap mewaspadai kekuatan tuan rumah, terutama para pemain seniornya.

Pertandingan berlangsung di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (4/10/2026). Persela datang setelah menang telak 6-0 atas PSBS Biak pada laga sebelumnya.

Bima optimistis timnya mampu membawa pulang poin. Persela telah menjalani persiapan selama sepekan untuk menghadapi Laskar Antasari.

“Kita sudah melakukan persiapan selama satu minggu setelah menghadapi Biak,” ujarnya, Sabtu (3/10/2026).

Bima Sakti Waspadai Pemain Senior Barito

Bima menyadari Barito Putera memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Ia juga memperhitungkan perubahan permainan tuan rumah di bawah arahan Hendri Susilo.

“Secara statistik, Persela di liga sebelumnya mempunyai rekor baik terhadap Barito. Tapi musim ini ada perubahan besar pada Barito, melalui coach Hendri mereka punya taktik tersendiri, meski di away tidak meraih hasil maksimal,” ungkapnya.

Menurut Bima, Barito merupakan salah satu tim besar yang memiliki pemain berpengalaman. Karena itu, Persela menyiapkan antisipasi terhadap kekuatan lawan.

“Saya pikir semua pemain Barito perlu diwaspadai, seperti pemain senior, Bayu Pradana, Rizky Pora, dan ada juga Renan Alves,” tuturnya.

Meski menyebut sejumlah nama, Bima menegaskan kewaspadaan timnya berlaku terhadap seluruh pemain Barito.

“Yang pasti setiap tahun selalu berubah, baik pelatih dan cara bermain. Barito punya filosofi sendiri, tapi kita sudah latihan untuk mengatasi Barito,” tandasnya.

Regulasi Pemain Muda Jadi Tantangan

Selain kekuatan lawan, Bima menyoroti regulasi yang mewajibkan tim memainkan pemain kelahiran 2006. Menurutnya, ketentuan tersebut menjadi tantangan dalam menentukan komposisi pemain dan memaksimalkan potensi skuad.

“Ada keuntungan dari regulasi, jadi ini merupakan challenge bagi tim pelatih untuk bisa memanfaatkan kekurangan dan kelebihan dari tim dalam setiap pertandingan untuk memainkan pemain kelahiran 2006,” jelasnya. (*)

 

Editor : M. Ramli Arisno
Barito Putera vs Persela Lamongan Pegadaian Championship 2026/2027 Bima Sakti Pemain senior Barito Putera stadion 17 mei banjarmasin