RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai – Turnamen sepak bola Paminggir Cup 2026 tidak sekadar menjadi tontonan bagi masyarakat. Ajang tersebut juga menjadi panggung untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Hal itu disampaikan Wakil Bupati HSU Hero Setiawan atau Iwan Alabio yang juga Ketua Umum KONI HSU saat menutup secara resmi Paminggir Cup 2026 di Lapangan 5 Oktober, Kecamatan Paminggir, Sabtu (26/9/2026).
Kehadiran Iwan Alabio mewakili Bupati HSU H. Sahrujani yang berhalangan hadir karena masih menjalankan tugas di luar daerah.
Iwan mengatakan, turnamen antarklub seperti Paminggir Cup memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga. Dari kompetisi di tingkat kecamatan, potensi pemain dapat terlihat dan dikembangkan untuk memperkuat HSU pada ajang yang lebih tinggi.
“Pertandingan seperti ini sangat penting karena dari sinilah kita bisa melihat potensi dan bibit-bibit atlet yang nantinya bisa membawa nama HSU,” ujarnya.
Partai final Paminggir Cup 2026 mempertemukan IBS FC Danau Panggang, HSU, Kalimantan Selatan melawan Persetab Tabatan Murung Jinamas, Barito Selatan, Kalimantan Tengah.
Laga berlangsung ketat hingga waktu pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Persetab Tabatan Murung Jinamas akhirnya keluar sebagai pemenang.
Iwan mengapresiasi panitia yang mampu menghadirkan peserta dari berbagai daerah. Kehadiran tim dari luar HSU, bahkan dari Kalimantan Tengah, menunjukkan turnamen tersebut memiliki daya tarik dan sekaligus menjadi ruang silaturahmi antardaerah.
“Ini menunjukkan bahwa Paminggir Cup bukan hanya milik masyarakat Paminggir, tetapi sudah menjadi bagian dari kegiatan olahraga yang mampu mempererat silaturahmi antardaerah,” katanya.
Sebagai Ketua Umum KONI HSU, Iwan juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan persiapan Kabupaten HSU menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan mendatang.
HSU telah ditetapkan sebagai tuan rumah Porprov. Karena itu, menurut Iwan, pembinaan atlet di seluruh kecamatan perlu terus digerakkan. Paminggir juga dinilai memiliki potensi untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Bapak Bupati sudah memperjuangkan dan HSU berhasil menjadi tuan rumah Porprov mendatang. Kecamatan Paminggir juga memiliki potensi menjadi salah satu venue untuk cabang olahraga yang berhubungan dengan air, seperti dayung dan olahraga lainnya,” jelasnya.
Menurut dia, peluang tersebut harus dimanfaatkan untuk mengembangkan pembinaan olahraga sekaligus mengangkat potensi Kecamatan Paminggir.
Dukungan Pemkab HSU terhadap Paminggir Cup juga diwujudkan melalui bantuan sebesar Rp10 juta kepada panitia pelaksana.
Tidak hanya soal olahraga, Iwan bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan HSU H. Danu Fran Fotohena juga menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan penonton. Sebanyak 5.000 masker dibagikan kepada masyarakat yang menyaksikan laga final.
Dalam kesempatan itu, Iwan didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan HSU H. Danu Fran Fotohena serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan H. Agus Wahyudi.
Iwan berharap Paminggir Cup dapat terus digelar dan kualitas penyelenggaraannya semakin meningkat. Lebih dari sekadar hiburan, turnamen tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses panjang melahirkan atlet sepak bola potensial bagi HSU.
“Paminggir Cup terus digelar, Bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi menjadi tempat lahirnya atlet-atlet potensial,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno