Ditekuk Deltras FC, Tren Positif Barito Putera di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Berakhir

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB
KALAH LAGI: Aksi pemain Barito Putera menghadapi pemain Deltras FC hingga akhirnya takluk 2-3 pada lanjutan Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (20/9/2026).(Foto: Dokumentasi Barito Putera)
KALAH LAGI: Aksi pemain Barito Putera menghadapi pemain Deltras FC hingga akhirnya takluk 2-3 pada lanjutan Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (20/9/2026).(Foto: Dokumentasi Barito Putera)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, SIDOARJO - Barito Putera gagal membawa pulang poin dari markas Deltras FC setelah menelan kekalahan 2-3 pada lanjutan Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (20/9/2026).

Laskar Antasari sebenarnya sempat berada dalam posisi menguntungkan setelah dua kali memimpin jalannya pertandingan.

Namun, Deltras FC mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya.

Barito Putera membuka keunggulan pada menit ke-39 lewat gol Muhammad Aimar Iskandar Alam yang memanfaatkan tekanan yang terus dibangun tim tamu sejak pertengahan babak pertama.

Deltras FC tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons, menjelang turun minum Mohcine Hassan Nader mencetak gol penyama kedudukan sehingga babak pertama berakhir 1-1.

Memasuki babak kedua, Barito Putera kembali mengambil alih keunggulan pada menit ke-47 lewat sundulan Renan Alves usai memanfaatkan situasi bola mati dari tendangan bebas yang dieksekusi Kodai Nagashima.

Keunggulan 2-1 tersebut membuat Barito Putera berada di atas angin, namun Deltras FC terus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Drama sempat terjadi pada menit ke-65 ketika Barito Putera mencetak gol tambahan, namun gol tersebut dianulir wasit Dandy Surama Torong karena dinilai terjadi pelanggaran dalam proses terciptanya gol.

Hanya berselang satu menit, Deltras FC justru berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Mochamad Shulton Fajar pada menit ke-66, membuat skor kembali imbang 2-2.

Pertandingan semakin terbuka memasuki 10 menit terakhir, dengan kedua tim saling melancarkan serangan demi mendapatkan gol kemenangan.

Upaya Deltras FC akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-86 lewat gol Jahanbakhsh Zabihi Taher yang membawa tuan rumah berbalik unggul 3-2.

Barito Putera sempat mencoba memberikan respons pada sisa waktu pertandingan dan kembali mencetak gol di penghujung laga, namun wasit kembali menganulirnya karena pemain Barito Putera berada dalam posisi offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Deltras FC mampu mempertahankan keunggulan 3-2.

Hasil ini membuat Deltras FC mengamankan tiga poin sekaligus melesat ke puncak klasemen sementara Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 dengan koleksi enam poin.

Sementara itu, Barito Putera masih mengoleksi tiga poin dan berada di posisi keenam setelah menjalani dua pertandingan.

Usai pertandingan, Pelatih Barito Putera, Hendri Susilo tampak kecewa dengan hasil yang didapat timnya, terlebih usai sempat unggul dua kali sepanjang laga.

Meski demikian, ia memilih untuk memberikan ucapan selamat kepada tuan rumah.

"Seperti yang sudah kita lihat, Deltras menang 2-3 atas Barito, Selamat untuk Deltras FC atas kemenangannya," ujar Hendri singkat.

Saat disinggung mengenai dua gol timnya yang dianulir wasit sepanjang pertandingan, Hendri enggan memberikan komentar lebih lanjut. "No comment," katanya singkat.

Kekecewaan serupa juga ditunjukkan pemain Barito Putera, Bima Reksa.

Ia turut mengucapkan selamat kepada Deltras FC, meski tak menutupi rasa kecewa atas hasil yang didapat timnya. "Selamat untuk Deltras FC," ujar Bima singkat.

Sementara itu, Ketua Bidang Suporter Barito Mania, Aldino Yoga, turut menyampaikan tanggapannya usai kekalahan tersebut.

Ia lebih dulu mengapresiasi perjuangan skuad Laskar Antasari sepanjang pertandingan di Sidoarjo.

"Apresiasi terlebih dahulu dengan perjuangan skuad Laskar Antasari di Sidoarjo. Tren positif kita bermain di Gelora Delta Sidoarjo akhirnya patah, Barito Mania kecewa, pasti. Namun di sisi lain kita anggap ini hikmah," ujar Aldino saat diwawancara, Senin (21/9/2026).

Ia menilai hasil tersebut menjadi tamparan keras bagi tim, mengingat Barito Putera telah kebobolan sebanyak lima gol dalam dua pertandingan yang dijalani sejauh ini di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.

"Dua pertandingan dengan lima kali kebobolan, tentu menjadi catatan khusus tim pelatih, dan menjadi pertanyaan besar seluruh Barito Mania, yaitu 'Ada Apa Dengan Lini Pertahanan Laskar Antasari?'," ungkapnya.

Aldino berharap seluruh punggawa Barito Putera dapat kembali fokus menghadapi laga selanjutnya dan mampu memberikan hasil maksimal.

Ia menegaskan Barito Mania tetap yakin dan percaya terhadap tim PS Barito Putera untuk bangkit dari hasil buruk ini.

"Barito Mania yakin dan percaya terhadap tim PS Barito Putera, bahwa ganal batu, ganal jua katamnya. Come on, PS Barito Putera," pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
Stadion Gelora Delta sidoarjo Deltras FC Pegadaian Championship Barito Putera