RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MANCHESTER - Manchester United kembali menelan hasil buruk setelah kalah 2-3 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford pada babak ketiga Carabao Cup, Kamis (17/9) dini hari.
Setan Merah sebenarnya memimpin 2-0 hanya dalam 10 menit melalui gol Shea Lacey dan Mason Mount, tetapi Brighton membalikkan keadaan lewat Charalampos Kostoulas, Pascal Gross, dan Maxim De Cuyper.
Kekalahan tersebut memperbesar tekanan terhadap Michael Carrick setelah Manchester United sebelumnya kalah 0-1 dari Manchester City di Premier League pada akhir pekan.
Dalam enam pertandingan kompetitif musim ini, United baru meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan, sedangkan di Premier League mereka mengoleksi empat poin dari empat laga.
Rinciannya adalah kekalahan 0-2 dari Hull City, kemenangan 5-2 atas Ipswich Town, hasil imbang 2-2 melawan Everton, kemenangan 4-0 atas Sabah di Liga Champions, kekalahan 0-1 dari Manchester City, serta kekalahan 2-3 dari Brighton.
Sky Sports mencatat kekalahan dari Brighton merupakan pertama kalinya dalam 50 tahun Manchester United kalah di Old Trafford setelah unggul dua gol, sementara sebelumnya mereka memenangkan 143 dari 145 pertandingan kandang ketika mampu menciptakan keunggulan tersebut.
Hal ini juga menjadi kali pertama sejak 1984 United kalah di kandang setelah memimpin saat turun minum, sekaligus memperpanjang catatan buruk mereka dalam kompetisi domestik.
United bahkan kembali tersingkir pada pertandingan pertama mereka di Carabao Cup untuk musim kedua beruntun setelah musim sebelumnya juga mengalami kegagalan di ajang tersebut.
Michael Carrick mengakui dirinya bertanggung jawab atas keruntuhan tim setelah pertandingan dan mengatakan bahwa United tidak boleh menerima kekalahan dengan cara tersebut.
Carrick juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa berada di bawah tekanan, meski mengakui hasil pertandingan tersebut tidak dapat diterima.
Mantan penyerang Crystal Palace Clinton Morrison memberikan kritik tajam setelah Brighton mencetak gol ketiga dan mengatakan kepada BBC bahwa United "akan berada di bawah tekanan besar" menyusul hasil tersebut.
Morrison sebelumnya juga menyoroti masalah pertahanan United setelah mereka kebobolan enam gol dalam tiga pertandingan Premier League pertama dan menilai klub seharusnya memperkuat sektor belakang pada bursa transfer musim panas.
Setelah kekalahan dari Brighton, Morrison menilai performa United sejak awal musim belum cukup baik dan menegaskan bahwa pertahanan menjadi sektor yang paling membutuhkan pembenahan. (yy/ris)
Editor : Arief M