Lama Tak di Liga Champions, Manchester United Bakal Diuji Sang Debutan

admin • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 21:02 WIB
MENJAMU: Manchester United akan mengawali Liga Champions dengan menjamu klub debutan asal Azerbaijan, Sabah FK di Old Trafford, Jumat (11/9) dini hari.
(AFP) 
MENJAMU: Manchester United akan mengawali Liga Champions dengan menjamu klub debutan asal Azerbaijan, Sabah FK di Old Trafford, Jumat (11/9) dini hari. (AFP) 

 RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MANCHESTER - Manchester United mengawali Liga Champions 2026/2027 menjamu klub debutan asal Azerbaijan, Sabah FK di Old Trafford, Jumat (11/9) dini hari.

Laga ini memiliki arti khusus bagi Setan Merah karena menjadi penampilan ke-300 mereka di kompetisi antarklub elite Eropa tersebut.

Manchester United tercatat sebagai klub Inggris pertama yang mencapai 300 pertandingan di Piala/Liga Champions. Namun, catatan itu tidak serta-merta membuat tuan rumah bisa memandang sebelah mata Sabah.

Justru, performa Setan Merah dalam beberapa laga terakhir menjadi peringatan karena perjalanan United di kompetisi domestik musim ini belum sepenuhnya meyakinkan dengan hanya satu kemenangan dari tiga laga.

Pada akhir pekan lalu, United harus menerima hasil pahit setelah keunggulan mereka atas Everton sirna akibat gol penyama kedudukan Ainsley Maitland-Niles pada menit-menit akhir. Hasil itu menjadi gambaran bahwa MU masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah.

Catatan tersebut membuat kemenangan pada laga pembuka menjadi penting bagi tim asuhan Michael Carrick. Karena itu, Carrick diperkirakan menurunkan susunan pemain utama meski MU juga sudah ditunggu laga derby melawan Manchester City pada beberapa hari setelahnya. 

Setan Merah memiliki waktu persiapan yang relatif lebih singkat dibandingkan sang rival sekota yang memainkan pertandingan Liga Champions lebih dahulu.

"Kami melihat banyak hal positif yang bisa dibawa ke pertandingan berikutnya. Ada hal-hal bagus dari laga melawan Hull, Ipswich, dan pertandingan melawan Everton. Namun, masih ada aspek yang harus kami perbaiki. Prosesnya terus berjalan dan kami akan bersiap menghadapi pertandingan Kamis," kata sang pelatih, Michael Carrick dikutip dari laman klub.

Sementara itu, Sabah bukan klub dengan sejarah panjang di sepak bola Eropa. Klub asal Baku itu bahkan baru berdiri sembilan tahun lalu. Kini, mereka justru mencatat sejarah sebagai klub termuda yang tampil di fase liga Liga Champions.

Perjalanan menuju level tersebut tidak berlangsung singkat. Sabah baru meraih trofi pertamanya pada 2025 ketika menjuarai Piala Azerbaijan. Setelah itu, kedatangan pelatih asal Lithuania, Valdas Dambrauskas, mengubah arah perjalanan klub.

 

Pada musim pertamanya menangani Sabah, Dambrauskas membawa klub tersebut merebut gelar liga sekaligus kembali menjuarai Piala Azerbaijan. Sabah juga mencatat rekor 33 pertandingan tanpa kekalahan dalam perjalanan mereka.

Konsistensi itu membawa Sabah ke babak kualifikasi Liga Champions. Mereka harus melewati empat putaran sebelum memastikan tempat di fase liga. (jp/yy/ris) 

Editor : Arief M
Sabah FK Manchester United Liga Champions