RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MANCHESTER - Manchester United memang berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Ipswich Town. Namun, bukan cuma lima gol yang menjadi perhatian di Old Trafford.
Saat Setan Merah melaju menuju kemenangan pada babak kedua, hujan deras mengguyur Manchester. Masalahnya, atap stadion kembali gagal menjalankan tugasnya.
Sejumlah penggemar Manchester United bahkan harus menyaksikan pertandingan dalam kondisi basah kuyup setelah air hujan masuk ke area tribun.
Pertandingan memang dimulai dengan langit yang mendung, tetapi hujan baru turun cukup deras ketika laga memasuki pertengahan babak kedua. Intensitas hujan kemudian meningkat dan kondisi atap Old Trafford kembali menjadi sorotan.
Melansir Talksport, video yang beredar di media sosial memperlihatkan betapa derasnya air hujan yang masuk ke stadion.
Setidaknya, para pendukung United memiliki alasan untuk tetap tersenyum ketika meninggalkan stadion. Tim asuhan Michael Carrick berhasil bangkit dari ketertinggalan dan menang 5-2.
Ironisnya, Manchester United baru saja menghabiskan sekitar £200 juta di bursa transfer musim panas. Namun, persoalan atap Old Trafford ternyata belum terselesaikan.
Masalah kebocoran stadion memang bukan sesuatu yang baru. Laporan mengenai atap Old Trafford yang bermasalah telah muncul sejak 2024.
Saat itu, klub diketahui sudah menyadari bahwa atap stadion rentan mengalami kebocoran, tetapi perbaikannya tidak segera dilakukan.
Kini, masalah tersebut kembali terlihat di hadapan ribuan pendukung ketika United menjamu Ipswich. Tidak mengherankan jika sejumlah fans kemudian menjadikan kondisi tersebut sebagai bahan sindiran di media sosial.
“Atap Old Trafford masih bocor pada tahun 2026. Manajer baru. Pemain baru. Air terjun yang sama.”
Fans lainnya menambahkan: “Manchester United baru saja menghabiskan £150 juta musim panas ini tetapi atap Old Trafford masih bocor.”
Sindiran tersebut terasa semakin pedas karena United memang tengah berada dalam fase pembangunan kembali skuad. Pemain baru terus berdatangan, tetapi salah satu masalah lama di stadion justru masih muncul ketika hujan deras turun. (jp/yy/ris)
Editor : Arief MSumber : Jawa Pos