Perseteruan Forest dan Palace Memanas, Gugatan Dugaan Pencemaran Nama Baik Dilayangkan

admin • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:12 WIB
GUGAT: Pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis gugat Crystal Palace atas dugaan pencemaran nama baik. (@evangelos.marinakis/Instagram)
GUGAT: Pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis gugat Crystal Palace atas dugaan pencemaran nama baik. (@evangelos.marinakis/Instagram)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, NOTTINGHAM - Pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis meningkatkan perseteruan dengan Crystal Palace dengan mengajukan gugatan pencemaran nama baik ke Pengadilan Tinggi Inggris.

Gugatan itu berkaitan dengan sebuah spanduk kontroversial yang dipasang suporter Crystal Palace di Selhurst Park ketika menghadapi Nottingham Forest dalam laga Premier League pada 24 Agustus 2025.

Spanduk itu menampilkan gambar yang seolah-olah menggambarkan Marinakis menodongkan senjata ke kepala Morgan Gibbs-White, pemain yang baru menandatangani kontrak baru bersama Nottingham Forest setelah menolak ketertarikan dari Tottenham Hotspur.

Spanduk juga memuat tulisan yang diduga bernada sindiran: "Bapak Marinakis tidak terlibat dalam pemerasan, pengaturan skor pertandingan, perdagangan narkoba, ataupun korupsi."

Tidak terima dengan tuduhan tersebut, Marinakis dan pihak klub kemudian membawa kasus itu ke Pengadilan Tinggi.

Itu bukan kali pertama Crystal Palace dijatuhi sanksi akibat spanduk suporter.

Pada Februari 2026, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menjatuhkan denda sebesar GBP 50 ribu (sekitar Rp 1,2 miliar) kepada Crystal Palace.

Klub asal London Selatan itu dinilai gagal memastikan penonton dan pendukungnya tidak melakukan tindakan yang dianggap tidak pantas, ofensif, kasar, menghina, atau provokatif dalam pertandingan.

Perselisihan antara Crystal Palace dan Nottingham Forest sebenarnya telah berkembang lebih luas sejak musim sebelumnya.

Ketegangan kedua klub meningkat setelah Crystal Palace diturunkan ke kompetisi Liga Konferensi UEFA pada 2025 akibat sengketa mengenai aturan kepemilikan multi-klub. (jp/yy/ris) 

Editor : Arief
Evangelos Marinakis crystal palace Nottingham Forest