RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MANCHESTER - Manchester City kembali menjadi sorotan pada bursa transfer musim panas 2026. Juara Premier League itu dikabarkan mulai bergerak untuk memboyong winger Chelsea, Pedro Neto, yang masuk dalam daftar incaran utama demi memperkuat lini serang menjelang musim baru.
Ketertarikan City terhadap Pedro Neto disebut bukan tanpa alasan. Pelatih Enzo Maresca dikabarkan ingin bereuni dengan pemain tim nasional Portugal tersebut karena telah memahami filosofi permainan yang diinginkannya sejak keduanya bekerja sama di Chelsea.
Laporan media Inggris, The Sun, menyebut Manchester City telah resmi ikut bersaing mendapatkan tanda tangan Pedro Neto. Klub asal Manchester itu harus bersaing dengan AC Milan yang juga memasukkan nama sang winger ke dalam daftar prioritas transfer.
"City secara resmi telah ikut serta dalam persaingan untuk merekrut pemain internasional Portugal tersebut di tengah persaingan dari AC Milan," tulis The Sun.
Manchester City sebelumnya sudah mengeluarkan dana besar untuk memperkuat skuad. Elliot Anderson direkrut dari Nottingham Forest dengan nilai transfer yang disebut memecahkan rekor Inggris, sedangkan Jeremy Monga juga didatangkan dari Leicester City.
Meski demikian, City masih ingin menambah kedalaman skuad, terutama di sektor sayap. Pedro Neto dinilai sebagai sosok yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Persaingan mendapatkan pemain berusia 26 tahun itu diperkirakan berlangsung ketat. AC Milan juga menginginkan Neto sebagai calon pengganti Rafael Leao apabila sang bintang benar-benar hengkang pada bursa transfer musim panas ini.
Namun, peluang Milan bergantung pada keberhasilan menjual Leao. Dana hasil transfer pemain asal Portugal itu akan menjadi modal utama Rossoneri untuk mengajukan penawaran kepada Chelsea.
Di sisi lain, Chelsea belum menunjukkan keinginan melepas Pedro Neto. Manajemen The Blues masih menganggapnya sebagai bagian penting dari proyek tim.
Meski begitu, Chelsea dikabarkan siap membuka negosiasi apabila ada klub yang mengajukan tawaran sekitar 70 juta poundsterling. (jp/yy/ris)
Editor : Arief