RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, ZURICH - Masa depan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA mulai menjadi sorotan setelah gelombang kritik terhadap kepemimpinannya terus menguat.
Polemik muncul usai beredarnya rencana FIFA untuk membuka peluang penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Kebijakan tersebut memicu penolakan dari berbagai pihak, termasuk konfederasi sepak bola Eropa (UEFA).
Situasi ini membuat posisi Infantino tidak lagi sepenuhnya aman. Meski belum ada keputusan resmi terkait masa jabatannya, banyak pihak mulai membicarakan sosok yang berpotensi menggantikannya apabila pemilihan Presiden FIFA 2027 berlangsung kompetitif.
Salah satu nama yang paling sering disebut bisa jadi pesaing Infantino adalah Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.
Meski demikian, sejumlah laporan menyebut Ceferin sebenarnya masih nyaman memimpin UEFA hingga masa jabatannya berakhir pada 2031. Ia disebut baru akan mempertimbangkan maju apabila memang dibutuhkan untuk membawa perubahan di tubuh FIFA.
Selain Ceferin, nama Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, juga masuk dalam daftar kandidat potensial.
Al-Khelaifi merupakan salah satu figur paling berpengaruh di sepak bola Eropa. Selain memimpin PSG, ia juga memiliki peran penting dalam organisasi klub-klub Eropa. Pengalamannya di dunia bisnis dan sepak bola membuat namanya dianggap layak menjadi calon Presiden FIFA.
Nama berikutnya adalah Arsene Wenger. Legenda Arsenal tersebut kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA.
Sejak bergabung dengan FIFA, Wenger aktif mengusulkan berbagai inovasi untuk perkembangan sepak bola, mulai dari pembinaan usia muda hingga perubahan sejumlah aturan permainan.
Di luar Eropa, Presiden CONCACAF Victor Montagliani juga dianggap memiliki peluang. Pria asal Kanada tersebut telah lama disebut-sebut memiliki ketertarikan memimpin FIFA.
Ia memiliki pengalaman memimpin konfederasi sepak bola Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia, serta dikenal memiliki hubungan yang baik dengan banyak federasi anggota FIFA.
Satu nama lainnya adalah Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Salman bin Ibrahim Al Khalifa. Tokoh asal Bahrain itu merupakan Wakil Presiden Senior Dewan FIFA dan termasuk figur berpengaruh dalam organisasi sepak bola dunia. (jp/yy/ris)
Editor : Arief