RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Nama Erling Haaland selama ini dikenal sebagai salah satu striker paling subur di dunia. Namun, di balik ketajamannya mencetak gol, pemain asal Norwegia itu ternyata memiliki sisi lain yang jarang diketahui publik. Ia pernah menjadi rapper.
Jauh sebelum namanya mendunia bersama klub-klub besar Eropa dan Timnas Norwegia, Haaland sempat terjun ke dunia musik saat masih memperkuat Timnas Norwegia U-17 pada 2016.
Bersama dua rekannya, Haaland membentuk grup hip-hop bernama Flow Kingz. Proyek tersebut awalnya hanya dibuat sebagai hiburan untuk mengisi waktu luang dan bersenang-senang di masa remaja.
Saat itu, Haaland menggunakan nama panggung Lyng, dan ikut membawakan lagu rap berjudul "Kygo Jo". Lagu tersebut merupakan parodi ringan untuk DJ sekaligus produser musik asal Norwegia, Kygo, yang kala itu tengah populer.
Meski tidak pernah berniat menjadi musisi profesional, lagu tersebut sempat menarik perhatian karena memperlihatkan sisi berbeda Haaland di luar lapangan hijau. Seiring karier sepak bolanya melesat, kisah Flow Kingz perlahan tenggelam. Namun, satu dekade kemudian, lagu tersebut kembali mencuri perhatian publik.
Paling mengejutkan, Kygo justru merilis versi remix dari lagu "Kygo Jo" yang dulu sempat memparodikan dirinya. Remix tersebut menjadi kenyataan setelah Kygo sebelumnya membuat janji kepada publik. Ia berjanji akan menghidupkan kembali lagu itu jika Haaland mampu membawa Norwegia tampil jauh di Piala Dunia 2026.
Janji tersebut terpenuhi setelah Haaland tampil gemilang saat Norwegia menghadapi Brasil di babak 16 besar. Dua golnya membantu Norwegia menyingkirkan salah satu kandidat kuat juara dan melaju ke fase berikutnya.
Tak lama berselang, Kygo menepati janjinya dengan merilis remix "Kygo Jo". Lagu yang awalnya hanya dibuat sebagai candaan masa muda itu kembali viral dan menjadi perhatian penggemar sepak bola maupun musik.
Kisah tersebut menjadi warna unik dalam perjalanan karier Haaland. Di tengah citranya sebagai predator di kotak penalti, ia ternyata pernah menikmati masa muda dengan cara sederhana bersama teman-temannya.
Pertemuan kembali Haaland dan Kygo melalui lagu tersebut menjadi cerita menarik: sosok yang dulu menjadi bahan parodi kini justru memberikan penghormatan lewat sebuah remix setelah Haaland menciptakan momen bersejarah bersama Norwegia.
Perjalanan seorang atlet ternyata tidak selalu hanya tentang latihan dan pertandingan. Terkadang, kenangan kecil dari masa lalu justru menjadi cerita besar ketika kesuksesan akhirnya datang.
Editor : Arief