Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Prancis Pulangkan Swedia, Luar Biasa Mbappe!

M Idris Jian Sidik • Kamis, 2 Juli 2026 | 11:13 WIB
Kylan Mbappe
Kylan Mbappe

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Tim Nasional Prancis memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swedia dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga babak 32 besar di New York New Jersey Stadium, Rabu (1/7) pagi Wita.

Kylian Mbappe kembali menjadi bintang kemenangan Les Bleus dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Bradley Barcola.

Sejak peluit awal dibunyikan, Prancis langsung mengambil alih permainan. Pasukan Didier Deschamps tampil dominan dengan mencatatkan 61 persen penguasaan bola dan melepaskan 25 tembakan, 13 di antaranya tepat sasaran.

Sebaliknya, Swedia hanya mampu membalas melalui delapan percobaan dengan tiga yang mengarah ke gawang.

Keunggulan Prancis lahir pada babak pertama melalui aksi Mbappe. Memasuki babak kedua, tekanan Les Bleus semakin sulit dibendung. Bradley Barcola menggandakan keunggulan sebelum Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan 3-0 sekaligus mengunci tiket ke babak 16 besar.

Selain membawa timnya melaju, dua gol tersebut semakin mempertegas status Mbappe sebagai mesin gol Prancis. Penyerang berusia 27 tahun itu kini mengoleksi enam gol di Piala Dunia 2026, menyamai koleksi Lionel Messi. Namun, Mbappe berhak memuncaki daftar top skor sementara karena unggul dalam catatan assist, yakni dua assist berbanding tanpa assist milik kapten Argentina tersebut.

Catatan impresif itu juga membuat Mbappe terus mendekati sejumlah rekor bersejarah di Piala Dunia. Berdasarkan data Squawka, dua gol ke gawang Swedia menjadikan Mbappe sebagai pemain tersubur di fase gugur Piala Dunia sejak edisi 2018 dengan torehan 10 gol.

Tak hanya itu, ia juga menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak dua gol atau lebih dalam tujuh pertandingan berbeda di putaran final.

Jika dihitung secara keseluruhan, Mbappe kini telah mengoleksi 18 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia. Jumlah tersebut membuatnya melampaui rekor Miroslav Klose yang mengemas 16 gol dan hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 19 gol.

Persaingan keduanya pun diprediksi akan menjadi salah satu cerita paling menarik sepanjang turnamen berlangsung. Kini, Mbappe dan Messi sama-sama telah mengoleksi enam gol sepanjang turnamen. Erling Haaland membayangi di posisi ketiga dengan lima gol, sedangkan Ousmane Dembele dan Vinicius Junior melengkapi lima besar lewat torehan empat gol.

Meski kembali menjadi sorotan berkat dua golnya, Mbappe menolak menganggap kemenangan Prancis sebagai hasil kerja individu. Menurutnya, seluruh pemain memiliki peran besar dalam membawa Les Bleus tampil dominan. "Saya tahu apa yang harus saya lakukan, tetapi ini bukan hanya tentang saya. Saya pikir tim sangat menyadari apa yang harus kami lakukan di sini," ujar Mbappe.

Kapten Prancis itu mengakui timnya sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan. Namun perlahan mereka mampu mengendalikan permainan hingga akhirnya mengamankan kemenangan meyakinkan. "Ini adalah kompetisi baru yang dimulai hari ini. Kami sempat sedikit ragu di awal pertandingan, tetapi kemudian kami mulai menguasai permainan," katanya.

Kemenangan atas Swedia juga menghadirkan momen emosional di kubu Prancis. Gol pembuka yang dicetak Mbappe dipersembahkan khusus kepada pelatih Didier Deschamps yang baru kembali mendampingi tim setelah ditinggal wafat ibundanya.

Usai mencetak gol, Mbappe langsung berlari ke pinggir lapangan dan memeluk sang pelatih. Selebrasi sederhana itu menjadi simbol dukungan seluruh pemain kepada Deschamps yang sebelumnya sempat meninggalkan kamp latihan dan absen pada pertandingan terakhir fase grup.

Deschamps mengaku sangat tersentuh dengan sikap kaptennya tersebut. "Sikap Kylian benar-benar menyentuh hati saya. Dia adalah kapten kami dan sejak hari pertama selalu menunjukkan sikap yang luar biasa," ujar Deschamps.

Selain kemenangan Prancis, babak 32 besar juga menghadirkan sejumlah hasil mengejutkan. Norwegia memastikan langkah ke babak 16 besar usai mengalahkan Pantai Gading 2-1. Tim yang diperkuat Erling Haaland itu selanjutnya akan menghadapi Brasil yang lebih dulu menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1.

Editor : Arief
#Kylian Mbappe #timnas swedia #piala dunia #timnas prancis