Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Gagal Total di Piala Dunia 2026, Pelatih Korsel Mundur

admin • Selasa, 30 Juni 2026 | 20:51 WIB
MUNDUR: Hong Myung-bo mundur sebagai pelatih timnas Korea Selatan usai gagal total di Piala Dunia 2026.
(FIFA)
MUNDUR: Hong Myung-bo mundur sebagai pelatih timnas Korea Selatan usai gagal total di Piala Dunia 2026. (FIFA)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, SEOUL - Hong Myung-bo memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas Korea Selatan. Keputusan itu ia ambil setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Hong Myung-bo mengambil keputusan tersebut tepat setelah Korea Selatan kalah dari Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 di laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026. 

Kekalahan tersebut sekaligus mengubur mimpi Taeguk Warriors untuk lolos ke fase gugur karena finis di peringkat ketiga.

Hong Myung-bo menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat Korea Selatan atas kegagalan tersebut. Sejak awal, ia menyadari bahwa menjadi pelatih kepala Taeguk Warriors bukan tugas yang mudah. Maka itu, ketika gagal, ia memilih untuk mundur sebagai bentuk tanggung jawabnya.

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pencinta sepak bola Korea dan semua pihak yang selalu mendukung tim nasional kami. Hari ini, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala tim nasional sepak bola Korea Selatan,” kata Hong Myung-bo. 

“Menerima posisi sebagai pelatih kepala tim nasional bukanlah keputusan yang mudah bagi saya. Namun, sejak saya memilih menerima tanggung jawab itu, saya tidak pernah memikirkan alasan atau mencari pembenaran apa pun. Saya percaya bahwa satu-satunya tugas saya adalah menjalankan amanah tersebut hingga akhir,” sambungnya.

Pelatih berusia 57 tahun itu menyebut pengunduran dirinya adalah keputusan yang tepat. Hong Myung-bo menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawabnya serta demi kepentingan skuad Korea Selatan.

“Saya tidak bisa mengatakan bahwa setiap keputusan yang saya ambil selalu benar. Namun, saya dapat mengatakan bahwa semua keputusan tersebut saya buat berdasarkan apa yang saya yakini sebagai yang terbaik untuk sepak bola Korea,” terangnya.

"Saya percaya bahwa jabatan pelatih kepala merupakan posisi dengan tanggung jawab yang sangat besar sehingga tidak memerlukan penjelasan apa pun ketika hasil yang diraih tidak sesuai harapan."

"Karena itulah saya berdiri di hadapan Anda hari ini bukan untuk memberikan alasan, melainkan untuk menerima tanggung jawab. Kami gagal memenuhi harapan rakyat Korea di Piala Dunia ini. Seluruh tanggung jawab tersebut berada di pundak saya sebagai pelatih kepala,” lanjut Hong Myung-bo.

 

Kegagalan Taeguk Warriors di Piala Dunia 2026 turut memicu kritik tajam dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung. juga mengkritik struktur organisasi tim nasional, sistem pengawasan, hingga proses penunjukan pelatih.

"Sebagai mantan ketua kehormatan klub sepak bola profesional dan, di dalam hati, bagian dari Red Devils, saya tidak hanya terkejut, tetapi juga sangat kecewa dengan hasil yang tidak terduga ini," ujar Lee Jae-myung.

"Sekali lagi terbukti bahwa keputusan dalam memilih personel menentukan segalanya. Jika loyalitas dan kepentingan kelompok lebih diutamakan daripada kompetensi, lalu seseorang yang tidak cakap ditunjuk sebagai pemimpin, maka hasil akhirnya sudah bisa ditebak sejak awal," tegasnya.

Dalam kampanyenya di babak Grup A, Korea Selatan mengawali dengan hasil positif yakni menang 2-1 atas Republik Ceko. Namun sayangnya, setelah itu mereka menelan dua kekalahan dari Meksiko (0-1) dan Afrika Selatan (0-1).

Korea Selatan gagal lolos ke fase gugur setelah finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan koleksi tiga poin. Koleksi poin tersebut juga membuat Taeguk Warriors tidak mampu menembus peringkat ketiga terbaik, yang menjadi jalur terakhir untuk lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Editor : Arief
#timnas Korea Selatan #piala dunia