Jaring Pemain untuk Piala Bela Negara, FORSGI Kalsel Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini
M Idris Jian Sidik• Jumat, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB
AGENDA: Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kalimantan Selatan, mengagendakan Festival Sepak Bola Usia Dini U10 dan U12 yang akan digelar 26-28 Juni 2026.(M Idris Jian Sidik)RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (PORSGI) Kalimantan Selatan bersiap menggelar ajang pembinaan sekaligus seleksi pemain usia dini menjelang kejuaraan nasional yang sudah menanti di bulan depan.
Festival Sepak Bola Usia Dini U10 dan U12 FORSGI Kalimantan Selatan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26, 27, dan 28 Juni 2026, didahului technical meeting pada 25 Juni.
Ketua FORSGI Kalimantan Selatan, Budiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini diprakarsai langsung oleh FORSGI Kalsel dengan dukungan penuh dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, sebagai hasil dari komunikasi yang terjalin positif antara kedua belah pihak selama ini.
"Kegiatan ini diprakarsai oleh FORSGI Kalimantan Selatan, tentunya juga didukung oleh Dispora Kalimantan Selatan. Karena selama ini kita menjalin komunikasi yang positif dengan Dispora Kalimantan Selatan. Harapannya terus ada pembinaan dari dinas, sehingga kami bisa melaksanakan kegiatan festival sepak bola usia dini U10 dan U12 ini," ujar Budiono, Jumat (19/6/2026).
Festival ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Budiono mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan FORSGI Kalsel untuk mengikuti kejuaraan nasional yang akan berlangsung pada 23, 24, dan 25 Juli 2026 di Pondok Gede, Jakarta Timur — tepatnya di Kantor PORSGI Pusat.
Kejuaraan yang dulu dikenal dengan nama Piala Presiden tersebut kini telah berganti nama menjadi Piala Bolela Negara setelah ada penyesuaian dari FORSGI Pusat.
"Kami di bulan Juli mendatang, tanggal 23, 24, 25 Juli 2026, akan mengikuti kejuaraan nasional. Dulu Piala Presiden, sekarang ada pergantian oleh PlFORSGI Pusat jadi Piala Bela Negara," jelasnya.
Budiono menegaskan bahwa festival yang digelar di Kalimantan Selatan ini akan menjadi instrumen seleksi internal untuk menjaring pemain-pemain terbaik yang layak diturunkan di ajang nasional.
Sistem yang diterapkan FORSGI Pusat juga unik — bukan berdasarkan keterwakilan tiap provinsi, melainkan seleksi lintas daerah berdasarkan kualitas pemain.
"Harapannya kita akan menjadi ajang seleksi juga. Setidaknya nanti kami akan mendapatkan pemain-pemain yang dapat kita turunkan di ajang nasional di Jakarta bulan depan. Di sana kita tidak mengirim per provinsi, tapi kita melihat setiap provinsi yang mengirimkan pemain yang baik, kita akan ambil dan seleksi internal. Sehingga harapannya nanti kita akan full team untuk pelaksanaan mengikuti ajang kejuaraan nasional di Jakarta tersebut," ungkapnya.
Saat ini FORSGI baru memiliki kepengurusan resmi di delapan kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Budiono berharap seluruh daerah yang sudah memiliki kepengurusan dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan festival internal ini.
"Insyaallah se-Kalsel ya, kami kan baru delapan kabupaten kota yang ada kepengurusan FORSGI di Kalimantan Selatan ini. Tentunya harapannya semua ikut andil, ikut mensukseskan festival yang kami selenggarakan ini khusus internal PORSGI," katanya.
Hingga saat ini, jumlah tim yang sudah teregistrasi cukup menggembirakan. Kategori U10 sudah diikuti 9 tim, sementara kategori U12 juga diikuti 11 tim — sehingga total keseluruhan peserta festival mencapai 20 tim.
"Sementara ini yang sudah masuk di kami registrasi itu U10 ada 9 tim, U12-nya ada 11 tim juga. Jadi total nanti ada 20 tim," pungkas Budiono.
Dari festival inilah nantinya akan tersaring wajah-wajah muda terbaik Kalimantan Selatan yang akan membawa nama Banua bertarung di kejuaraan nasional Piala Bola Negara, Jakarta, akhir Juli mendatang.