RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, VANCOUVER - Tim Nasional Australia sukses memetik kemenangan krusial dalam laga penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Minggu (14/6).
Melalui skema serangan balik yang sangat efektif, skuad berjuluk Socceroos tersebut berhasil menundukkan Turki dengan skor meyakinkan 2-0.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Turki yang dikomandoi Hakan Calhanoglu sebenarnya tampil sangat dominan dalam penguasaan bola. Statistik babak pertama menunjukkan anak asuh Vincenzo Montella tersebut menguasai jalannya laga hingga 70 persen.
Namun, pertahanan rapat dan disiplin berlapis yang diterapkan pelatih Australia, Tony Popovic, membuat kreativitas lini serang Turki mati kutu.
Petaka bagi Turki datang pada menit ke-27. Berawal dari keberhasilan lini tengah Australia merebut bola, gelandang muda Paul Okon-Engstler langsung melepaskan umpan terobosan akurat ke sisi kiri pertahanan Turki.
Nestory Irankunda yang bergerak bebas berhasil menyambut bola, melakukan tusukan ke dalam kotak penalti, menjaga keseimbangan tubuhnya, dan dengan tenang melepaskan tembakan terukur ke tiang dekat yang gagal dihalau kiper Ugurcan Cakir. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Australia.
Turki sempat memberikan ancaman tiga menit berselang lewat sepakan keras Abdulkerim Bardakci dari luar kotak penalti. Namun, kiper muda Australia, Patrick Beach, tampil gemilang dengan menepis bola hingga membentur tiang gawang.
Mantan bek Liga Inggris yang bertindak sebagai komentator di BBC Radio 5 Live, Curtis Davies, memuji kedewasaan taktik Australia.
"Ini sangat luar biasa. Australia mengambil keunggulan lewat skema serangan balik yang persis seperti yang kita duga akan terjadi. Turki terus mengalirkan bola, namun mengingat betapa dominannya mereka, mungkin mereka harus memasukkan striker tambahan untuk membuat sesuatu terjadi," ujar Davies saat jeda antarbabak.
Memasuki babak kedua, Vincenzo Montella langsung memasukkan bintang muda Juventus, Kenan Yildiz, untuk menambah daya gedor. Kendati Turki terus mengurung pertahanan lawan, efisiensi taktik low-block Australia tetap tidak tergoyahkan.
Socceroos justru berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat skema transisi cepat yang mematikan di babak kedua. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat posisi Australia semakin diuntungkan untuk mengamankan tiket menuju fase gugur Piala Dunia 2026.
Editor : Arief