Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Penantian Puluhan Tahun, Pertama Kalinya Piala Dunia Dimainkan di Kanada

admin • Jumat, 12 Juni 2026 | 15:12 WIB
 Suasana Stadion Toronto (BMO Field) yang siap menjadi saksi sejarah laga Piala Dunia pria pertama di tanah Kanada, Sabtu (13/6) dini hari WITA.
Suasana Stadion Toronto (BMO Field) yang siap menjadi saksi sejarah laga Piala Dunia pria pertama di tanah Kanada, Sabtu (13/6) dini hari WITA.

 

TORONTO – Sebuah momen bersejarah akan terukir di Stadion Toronto (BMO Field) pada Jumat (12/6) waktu setempat atau Sabtu (13/6) pukul 03.00 WITA. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pertandingan Piala Dunia pria akan dimainkan di atas tanah Kanada ketika sang tuan rumah menjamu Bosnia dan Herzegovina dalam laga pembuka Grup B Piala Dunia FIFA 2026.

Bagi tuan rumah, ini bukan sekadar laga sepak bola. Namun, momen yang sudah dinantikan bangsa itu selama puluhan tahun. Tapi euforia itu datang beriringan dengan kabar pahit yang mengguncang persiapan timnas Les Rouges. Sang kapten dan bintang utama mereka, Alphonso Davies harus absen akibat pemulihan cedera hamstring yang belum tuntas.

Pelatih Jesse Marsch datang ke turnamen ini dengan modal yang meyakinkan. Delapan pertandingan internasional tanpa kekalahan. Tapi serangkaian kabar cedera memaksa ia memutar otak lebih keras dari yang direncanakan.

Selain Davies, bek tengah andalan Moïse Bombito juga dipastikan absen karena masalah tibia. Sementara gelandang serang Marcelo Flores harus menepi akibat cedera ACL yang serius. Ban kapten beralih ke tangan Stephen Eustáquio. Sementara beban mencetak gol kini bertumpu sepenuhnya pada duet striker Jonathan David dan Cyle Larin.

“Skuad kami memang diterpa situasi yang tidak ideal dengan sejumlah cedera. Tapi fokus kolektif tim harus tetap terjaga. Setiap pemain yang turun hari ini punya kemampuan dan siap memberikan segalanya untuk negara,” ujar Marsch.

Di sisi lain, Bosnia hadir dengan cerita tersendiri. Lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka, tim asuhan Serge Barbarez datang bukan untuk sekadar berpartisipasi. Perjalanan dramatis menyingkirkan Wales dan Italia via adu penalti di babak play-off kualifikasi zona Eropa memberikan Bosnia kepercayaan diri yang tidak bisa diremehkan.

Edin Džeko, striker legendaris yang kini berusia 40 tahun siap memimpin lini serang Bosnia setelah sempat diistirahatkan di laga uji coba terakhir. Di lini belakang, Sead Kolašinac dan Nikola Katic membentuk tembok pertahanan yang berpengalaman di level tertinggi.

Gaya bermain Bosnia low-block yang sangat disiplin dalam skema 4-2-3-1. Mereka juga kompak dalam bertahan, dan mematikan dalam serangan balik cepat memanfaatkan kecepatan pemain sayap. Resep yang sudah terbukti bisa menjegal tim-tim lebih favorit dari Kanada.

Yang menarik, laporan imigrasi dan data tiket memperkirakan hingga 30.000 suporter Bosnia akan memadati Stadion Toronto berkapasitas 45.000 kursi. Artinya, keunggulan status tuan rumah yang biasanya dinikmati tim kandang terancam menjadi faktor yang jauh lebih tipis dari yang diperkirakan.

Kiper Bosnia, Nikola Vasilj, mengakui absennya Davies adalah keuntungan bagi timnya. Namun, ia menegaskan Bosnia tidak akan mengubah pendekatan taktik mereka. “Absennya Davies tentu mempengaruhi kekuatan Kanada, tapi kami tidak akan mengubah cara bermain kami. Bosnia akan tetap solid dan fokus pada strategi yang sudah kami siapkan,” ujar Vasilj.

Bek Bosnia, Nikola Katic, menambahkan bahwa timnya sangat mewaspadai motivasi tuan rumah dan sudah bersiap menghadapi tekanan atmosfer yang luar biasa dari tribun. “Kami tahu betapa besar motivasi Kanada di depan pendukungnya sendiri. Kami bersiap untuk pertandingan yang sangat intens dan ketat sejak menit pertama,” katanya.

Pertandingan ini diprediksi menjadi benturan taktik yang menarik antara high-press agresif Kanada melawan struktur pertahanan solid Bosnia. Sementara Bosnia dengan disiplin low-block-nya sudah terbukti mampu mengunci permainan tim-tim besar. Pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan intensitas gol yang minim. (bir/mof)

Editor : Muhammad Rizky
#BMO Field #Stadion Toronto #Piala Dunia FIFA 2026.