Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Piala 2026 Tanpa Vuvuzela, Resmi Dilarang FIFA

admin • Senin, 8 Juni 2026 | 10:38 WIB
DILARANG: Vuvuzela, terompet plastik ikonik yang sempat menggemparkan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, resmi dilarang masuk ke arena pertandingan pada piala dunia tahun ini.
DILARANG: Vuvuzela, terompet plastik ikonik yang sempat menggemparkan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, resmi dilarang masuk ke arena pertandingan pada piala dunia tahun ini.

 

WASHINGTON - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi merilis kode etik stadion untuk gelaran Piala Dunia.

Dalam aturan ketat tersebut, vuvuzela, terompet plastik ikonik yang sempat menggemparkan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, resmi dilarang masuk ke arena pertandingan. Larangan ini berlaku di seluruh 16 stadion penyelenggara yang tersebar di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.

Vuvuzela, yang memiliki bentuk cangkang plastik panjang, sebenarnya bagian penting dari budaya pertandingan sepak bola di Afrika Selatan. Namun, alat musik ini kerap menuai kritik tajam karena menghasilkan suara dengung terus-menerus yang dinilai mengganggu, bahkan sering disamakan dengan kawanan lebah.

Berdasarkan kode etik stadion FIFA, larangan tidak hanya berlaku untuk vuvuzela. Alat penghasil suara keras lainnya seperti peluit dan klakson udara juga dipastikan absen dari tribun penonton.

Selain itu, FIFA melarang keras instrumen yang memancarkan sinar laser, penunjuk laser, atau emisi serupa, demikian laporan Reuters pada Jumat (5/6).

Tidak hanya instrumen suara dan cahaya, FIFA juga memperketat regulasi terkait barang bawaan dan atribut pakaian penonton demi alasan keamanan.

Bukan hanya itu, tindakan seperti berlari telanjang, memperlihatkan bagian tubuh intim, atau melepas pakaian di stadion juga dilarang keras.

"Para penonton yang melanggar aturan dapat ditolak masuk atau dikeluarkan dari stadion," bunyi aturan tegas dalam kode etik FIFA tersebut.

Akan tetapi, penonton kini diizinkan membawa satu botol air minum kemasan plastik sekali pakai, sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (6/6). Kebijakan baru ini diambil FIFA setelah keputusan mereka sebelumnya yang melarang semua jenis botol isi ulang memicu gelombang protes keras dari para suporter.

Sebagai informasi, Piala Dunia kali ini akan tampil dengan format baru yang diperluas menjadi 48 tim. Turnamen akbar empat tahunan ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli. Laga pembuka akan menyajikan duel antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada 11 Juni, atau Jumat (12/6) pukul 02.00 WIB. (jp/yy/ris)

 

 

Editor : Muhammad Rizky
#kode etik stadion #vuvuzela #FIFA #piala dunia