Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dominan Tapi Kalah, Persemar Martapura Wajib Menang di Laga Hidup Mati Lawan Persebi Bima

M Idris Jian Sidik • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:33 WIB
PERTANDINGAN: Aksi pemain Persemar Martapura dalam laga Grup B Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 di Stadion Purnawarman, Purwakarta. (dok Persemar)
PERTANDINGAN: Aksi pemain Persemar Martapura dalam laga Grup B Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 di Stadion Purnawarman, Purwakarta. (dok Persemar)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Statistik tidak selalu berakhir menjadi angka di papan skor. Persemar Martapura membuktikan hal itu dengan cara yang paling menyakitkan. Tampil lebih dominan, menguasai jalannya pertandingan, tapi pulang dengan tangan kosong.
Wakil Kalimantan Selatan di Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 itu harus menyerah 0-1 dari Makassar City dalam laga Grup B babak 64 besar yang berlangsung di Stadion Purnawarman, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (2/6/2026) sore.
Sejak peluit pertama ditiup, Persemar langsung mengambil inisiatif permainan. Pressing ketat digencarkan ke lini pertahanan Makassar City, memaksa tim asal Sulawesi Selatan itu bermain lebih banyak di setengah lapangan sendiri.
Sejumlah peluang pun tercipta — tapi tidak satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Kegagalan menyelesaikan peluang itu yang akhirnya menjadi batu sandungan. Babak pertama berakhir dengan skor kaca mata 0-0, meski Persemar sejatinya lebih banyak mengancam.
Memasuki babak kedua, Persemar sedikit kehilangan konsentrasi di menit-menit awal. Dan Makassar City tidak membuang kesempatan itu. Pada menit ke-47, sebuah umpan dari sisi kiri diterima dengan sempurna oleh Muhammad Fikri — nomor punggung 11 Makassar City.
Dengan tenang, Fikri mengecoh satu pemain Persemar sebelum melepaskan sepakan terarah yang menggantung ke sudut kanan gawang — tidak terjangkau oleh kiper Persemar. Skor berubah 1-0 untuk Makassar City.
Gol tunggal itu rupanya menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang laga. Persemar terus berupaya membalas — sundulan yang terlalu lemah dan mudah ditangkap kiper, tendangan bebas yang masih meleset ke kiri gawang. Hingga peluit panjang ditiup, skor 1-0 tidak berubah.
Kekalahan ini membuat posisi Persemar melorot ke peringkat tiga Grup B dengan tiga poin dari satu menang dan satu kalah. Sementara Makassar City melompat ke posisi dua dengan empat poin dari satu menang dan satu seri.
Puncak Grup B kini ditempati Persebi Bima dari Nusa Tenggara Barat yang pada hari yang sama menghantam Paya Bakung United 2-0.
Gol kemenangan Persebi Bima dicetak Aldyanus pada menit ke-27 dan Junailfin di menit ke-90+4. Persebi Bima mengoleksi empat poin — sama dengan Makassar City — namun unggul selisih gol.
Pelatih kepala Persemar Martapura, Syaifullah Nazar, mengakui timnya perlu berbenah secara menyeluruh jelang laga pamungkas Grup B yang kini menjadi pertandingan penentu nasib.
"Kita akan melakukan evaluasi secara keseluruhan untuk persiapan menghadapi pertandingan terakhir melawan Persebi Bima," ujar Syaifullah, Rabu (3/6/2026).
Hitungannya sederhana namun berat — Persemar wajib menang atas Persebi Bima di laga terakhir untuk memastikan tiket lolos ke babak 32 besar. Hasil imbang atau kekalahan berarti perjalanan Persemar di Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Editor : Sutrisno
#bola #Persemar