RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARCELONA - Barcelona tampaknya mulai menerima kenyataan bahwa peluang mereka merekrut Julian Alvarez pada musim panas ini sangat kecil.
Meski sempat menjadi target utama untuk menggantikan Robert Lewandowski, striker Atletico Madrid itu kini dianggap hampir mustahil didatangkan ke Camp Nou.
Kepergian Lewandowski yang sudah dipastikan membuat Barcelona memang bergerak mencari penyerang baru. Klub Catalan tersebut ingin mendatangkan nomor sembilan kelas atas yang bisa bersaing langsung dengan Ferran Torres di lini depan.
Selama beberapa bulan terakhir, Julian Alvarez menjadi nama yang paling diinginkan. Performa impresifnya bersama Atletico Madrid dan timnas Argentina membuat Barcelona yakin ia adalah sosok ideal untuk memimpin lini serang mereka di masa depan. Namun situasinya kini berubah cukup drastis.
Melansir Football Espana, Barcelona disebut mulai menurunkan ekspektasi karena sikap Atletico Madrid yang sama sekali tidak lunak dalam negosiasi. Klub ibu kota Spanyol itu kabarnya meminta nilai transfer jauh di atas €100 juta untuk Alvarez.
Harga tersebut bahkan bisa menyentuh €110 juta, angka yang jelas sangat sulit dipenuhi Barcelona dalam kondisi finansial mereka saat ini. Padahal Atletico sendiri baru merekrut Alvarez dari Manchester City dua musim panas lalu dengan biaya sekitar €95 juta.
Dengan performa sang striker yang terus meningkat, Los Colchoneros merasa tidak punya alasan untuk menjual murah aset berharganya tersebut.
Masalah Barcelona juga bertambah setelah Paris Saint-Germain (PSG) ikut masuk dalam perburuan Alvarez. Klub Prancis itu disebut sangat tertarik menjadikan striker Argentina tersebut sebagai tambahan baru untuk lini serang mereka yang sudah dipenuhi bintang besar.
Karena situasi itu, Barcelona mulai mengalihkan fokus ke opsi lain yang dianggap lebih realistis.
Belakangan, Barcelona mulai serius mempertimbangkan penyerang Chelsea, Joao Pedro. Pemain asal Brasil itu dinilai jauh lebih memungkinkan untuk direkrut dibanding Alvarez.
Selain faktor harga, proses negosiasi dengan Chelsea diyakini tidak akan serumit pembicaraan dengan Atletico Madrid. Meski kualitas Alvarez tetap dianggap lebih ideal, Barcelona mulai memahami bahwa mereka harus bergerak lebih realistis di tengah keterbatasan anggaran.
Editor : Arief