RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Tekanan tidak hanya datang dari papan klasemen. Dari tribun suporter, tuntutan kepada PS Barito Putera pun mengalir deras menjelang laga penentu nasib Laskar Antasari di pekan ke-27 Pegadaian Championship 2025-2026, Minggu (3/5).
Pentolan Barito Mania, Zainu Abdillah yang akrab disapa Zezen, berbicara lugas soal apa yang harus dilakukan Barito Putera kala menjamu Persipal FC di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.
“Barito harus main agresif dan menyerang sejak awal. Tampil lepas dan tanpa beban. Wajib menang untuk minimal bisa finis di peringkat kedua, sambil berharap PSS kalah,” tegas Zezen, Jumat (1/5).
Baginya, kemenangan biasa tidak cukup untuk memenuhi ambisi promosi langsung. Mengingat selisih gol bisa menjadi faktor penentu jika poin akhir tiga tim teratas (Barito, PSS Sleman, dan Persipura Jayapura) berakhir sama. Maka gol sebanyak-banyaknya adalah keharusan, bukan sekadar bonus.
“Kalau bisa cetak banyak gol lebih bagus, karena ada skenario lain yang mengharuskan Barito mengungguli tim lain soal selisih gol,” tambahnya.
Pernyataan Zezen bukan tanpa dasar. Saat ini Barito tertinggal tiga poin dari PSS Sleman dan Persipura yang sama-sama mengoleksi 53 poin. Jika Barito menang dan salah satu atau kedua pesaingnya terpeleset, selisih gol bisa menjadi pembeda antara promosi langsung atau tidak. Namun, jika PSS Sleman dan Persipura menang, harapan itu pun pupus. Bertahan di Liga 2.
Editor: Oscar Fraby
Editor : Arief