Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kane Ukir Sejarah, Kutukan Mbappe Berlanjut

admin • Sabtu, 18 April 2026 | 20:55 WIB
PEREMPATFINAL: Bayern Munchen vs Real Madrid pada laga leg kedua perempat final, Kamis (16/4) dini hari WIB. 

(AFP/Pierre-Philippe Marcou)
PEREMPATFINAL: Bayern Munchen vs Real Madrid pada laga leg kedua perempat final, Kamis (16/4) dini hari WIB.  (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

MUNCHEN - Bayern Munchen berhasil memastikan diri lolos ke babak semifinal Liga Champions setelah membungkam Real Madrid pada laga leg kedua perempat final, Kamis (16/4) dini hari WIB. 

Dalam pertandingan yang berlangsung dramatis, raksasa Jerman tersebut menang dengan skor tipis 4-3. Laga itu juga menghadirkan sejumlah fakta menarik, mulai dari torehan 50 gol Harry Kane hingga berlanjutnya puasa gelar Kylian Mbappe di kompetisi elite Eropa.

Penyerang asal Inggris, Harry Kane, kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu striker terbaik dunia. Satu gol yang diciptakan ke gawang Madrid menjadi gol ke-50 Kane untuk Munchen di semua kompetisi musim ini. Dia hanya butuh 42 pertandingan untuk menciptakan 50 gol.

Khusus di ajang Liga Champions musim ini, Kane tercatat telah mengoleksi 12 gol dari 11 penampilan, catatan tersebut membuktikan konsistensi luar biasa sang kapten Inggris bersama Bayern Munchen di musim ini. 

Kemenangan Bayern Munchen pada babak perempat final Liga Champions musim ini atas Madrid menjadi catatan bersejarah bagi klub yang berjuluk Die Roten tersebut. 

Hasil itu merupakan kemenangan pertama Bayern atas Real Madrid di kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut dalam 14 tahun terakhir, atau sejak April 2012 silam. 

Sementara itu, Kylian Mbappe kembali gagal meraih trofi Liga Champions. Kekalahan Madrid dari Bayern memperpanjang catatan buruknya di kompetisi tersebut. 

Sebelum bergabung dengan Madrid pada 2024, Mbappe membela Paris Saint-Germain selama tujuh tahun. Selama periode itu, pencapaian terbaiknya dalam kompetisi Eropa tersebut hanya menjadi runner-up pada musim 2019–2020.

Ironisnya, setelah Mbappe hengkang dari PSG demi mendapatkan trofi si kuping besar tersebut bersama Real Madrid, PSG justru berhasil menjuarai Liga Champions musim 2024–2025. Hingga dua musim berseragam Madrid, Mbappe masih belum mampu meraih trofi yang diidamkannya. 

Sisi lain, gelandang muda Madrid, Eduardo Camavinga kembali menjadi sorotan pada pertandingan kali ini setelah menerima kartu merah pada menit ke-86. Dia yang masuk sebagai pemain pengganti harus diusir dari lapangan oleh wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane.

 

Editor : Arief
#Kylian Mbappe #Bayern Munchen #Real Madrid #harry kane #Liga Champions