COMO - Pencapaian gemilang Cesc Fabregas bersama Como 1907 di Liga Italia membuat namanya mulai banyak dipertimbangkan oleh banyak tim sebagai kandidat pelatih baru.
Selain menarik minat dari banyak klub besar di Eropa, Fabregas rupanya juga disebut mendapat tawaran untuk melatih tim nasional.
Nama mantan kapten Arsenal itu mulai harum saat membawa Como 1907 yang berstatus tim promosi ke peringkat ke-10 pada musim 2024-2025.
Memasuki musim berikutnya, performa Como semakin mengesankan dengan masuk ke dalam persaingan papan atas untuk meraih posisi empat besar.
Jika berhasil, Como akan mencatat sejarah dengan lolos ke Liga Champions musim depan untuk kali pertama, dan menjadi pencapaian luar biasa bagi klub yang baru dua musim promosi ke Serie A.
Keberhasilan Fabregas di Giuseppe Sinigaglia menimbulkan spekulasi mengenai kedekatannya dengan budaya sepak bola Negeri Pizza.
Karena alasan ini, Fabregas santer dikaitkan dengan posisi pelatih kepala Timnas Italia yang ditinggal Gennaro Gattuso yang mundur pasca kegagalan Italia lolos Piala Dunia 2026.
Fabregas lantas menjawab tentang spekulasi untuk menangani Azzurri dalam waktu dekat. Menurutnya, pekerjaan sebagai pelatih tim nasional saat ini dianggap tidak menarik dan membosankan.
Hal ini tidak sesuai dengan ritme kerjanya yang dinilai terlalu santai dan tidak cocok dengan gaya kerjanya yang senang aktif di lapangan setiap hari.
"Untuk saat ini, saya terlalu terikat dengan peran sebagai pelatih; saya harus berada di lapangan setiap hari. Menjadi pelatih tim nasional saat ini akan terasa membosankan bagi saya karena ada terlalu banyak waktu luang," kata Fabregas.
Meski menolak untuk saat ini, Fabregas tidak menutup kemungkinan di masa depan untuk mengambil peran tersebut. "Di masa depan, ketika saya sudah lebih tua, siapa tahu," ungkap mantan gelandang Barcelona dan Chelsea ini.
Editor : Arief M