MUNCHEN - Real Madrid bersiap menjalani laga krusial saat bertandang ke markas Bayern Munchen di Allianz Arena pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (15/4).
Los Blancos mengemban misi berat untuk membalikkan agregat setelah kalah 1-2 pada leg pertama di Santiago Bernabeu.
Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Madrid, yang sebelumnya juga tumbang dengan skor serupa saat menghadapi Mallorca di La Liga. Performa inkonsisten kembali terlihat saat mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Girona.
Tim asuhan Alvaro Arbeloa kini tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen, Barcelona, dengan hanya tujuh laga tersisa. Situasi ini membuat peluang juara domestik semakin menipis, sehingga Liga Champions menjadi satu-satunya harapan untuk menghindari musim tanpa trofi.
Di sisi lain, Bayern justru tampil percaya diri setelah menghancurkan St. Pauli dengan skor telak 5-0 di Bundesliga, mempertegas status mereka sebagai kandidat kuat juara.
Namun, tantangan Real Madrid tak hanya datang dari kekuatan lawan, tetapi juga kondisi skuad yang belum ideal. Kylian Mbappe sempat mengalami cedera wajah usai terkena siku pemain Girona, Vitor Reis.
Ia bahkan harus absen dari sesi latihan karena mendapatkan jahitan di atas mata kanannya, meski diperkirakan tetap bisa tampil di laga penting ini.
Madrid dipastikan kehilangan Rodrygo hingga akhir musim setelah mengalami cedera lutut serius dan menjalani operasi. Selain itu, penjaga gawang utama Thibaut Courtois juga masih menepi akibat cedera paha yang dialaminya saat menghadapi Manchester City.
Masalah lain datang dari lini tengah, di mana Aurelien Tchouameni harus absen karena menjalani sanksi larangan bermain usai menerima kartu kuning ketiganya di kompetisi ini.
Dengan kondisi yang tidak ideal, Real Madrid tetap dituntut tampil maksimal demi menjaga asa melangkah ke semifinal. Laga di Allianz Arena diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan kualitas skuad Los Blancos di tengah tekanan besar.
Editor : Arief