Kabar melegakan datang untuk sepak bola Indonesia. Polemik Paspoortgate yang sempat menghambat karier sejumlah pemain diaspora mulai menemukan titik terang.
Dua pemain muda Indonesia, Nathan Tjoe-A-On dan Tim Geypens, dipastikan bisa kembali bermain setelah persoalan administrasi dan izin kerja mereka di Belanda selesai.
Kepastian pertama datang dari Tim Geypens. Winger berusia 20 tahun itu resmi kembali berlatih bersama klubnya, FC Emmen, setelah mengantongi izin tinggal sementara yang berlaku hingga 2031. FC Emmen menyambut kembalinya sang pemain dengan penuh antusias. “Mulai hari ini, Tim Geypens kembali berlatih. Berkat izin tinggal sementara yang berlaku hingga 2031 dengan opsi perpanjangan, Tim Geypens kini dapat kembali berkarier sebagai pesepak bola di Belanda. Senang melihatmu kembali, Tim!” tulis FC Emmen.
Tak lama berselang, kabar serupa datang dari Nathan Tjoe-A-On. Bek kiri andalan Timnas Indonesia itu kini juga dipastikan kembali memperkuat Willem II setelah mendapatkan izin kerja yang dibutuhkan. “Nathan Tjoe-A-On kembali ke Willem II. Bek tersebut telah memperoleh izin kerja yang diperlukan, dan akan segera bergabung kembali dengan tim,” tulis Willem II.
Kembalinya dua pemain ini menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia. Sebab, mereka diproyeksikan menjadi bagian penting skuat Garuda dalam agenda internasional mendatang.
Sebelumnya, Dean James juga lebih dulu lolos dari persoalan serupa. Hal itu membuat mayoritas pemain diaspora Indonesia di Belanda perlahan bisa kembali ke jalur profesionalnya.
Kasus Paspoortgate sempat menjadi sorotan karena membuat sejumlah pemain keturunan Indonesia kesulitan bermain usai perubahan status kewarganegaraan. Regulasi ketat di Belanda soal dokumen kerja membuat nama-nama seperti Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Tim Geypens, hingga Justin Hubner sempat terhambat tampil bersama klub masing-masing.
Kini, situasi mulai membaik. Meski demikian, satu nama masih menyisakan tanda tanya, yakni Justin Hubner. Hingga kini, belum ada kepastian resmi dari Fortuna Sittard terkait status bek muda tersebut.
Meski begitu, tren positif ini memberi harapan besar bagi publik Indonesia. Kembalinya para pemain diaspora ke lapangan bukan hanya penting bagi klub, tetapi juga menjadi suntikan optimisme untuk Timnas Indonesia yang tengah membangun kekuatan menuju level lebih tinggi.
Editor : Arief M