BARCELONA - Joan Laporta berkeinginan untuk mengajak pulang Lionel Messi ke Barcelona setelah kembali menjabat sebagai Presiden Barcelona usai memenangi pemilihan.
Laporta memperoleh 68,18 persen suara dan mengungguli Victor Font dalam pemilihan presiden Barcelona.
Setelah resmi kembali memimpin klub, Laporta langsung menyampaikan rencana kerja dalam periode barunya. Salah satu agenda utama berkaitan dengan sosok Lionel Messi, mantan pemain yang meninggalkan Barcelona pada 2021.
Kepergian Messi saat itu berlangsung dalam situasi emosional dan dianggap belum mendapat momen perpisahan yang layak. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam agenda Laporta kali ini.
Laporta menyatakan keinginan untuk kembali merangkul Messi dalam berbagai bentuk. Ia membuka peluang agar pemain asal Argentina tersebut tetap memiliki hubungan dengan klub.
"Leo akan tetap terhubung dengan Barcelona melalui cara apa pun yang dia inginkan. Dia layak mendapatkan pertandingan penghormatan dan dibuatkan patung. Hal itu akan sangat berarti," katanya.
Ia juga menyinggung bahwa hanya Ladislao Kubala dan Johan Cruyff yang memiliki patung di stadion klub. "Pintu di Barca selalu terbuka baginya, kapan pun dia mau. Dia dapat terus memperkuat dan membawa kejayaan bagi institusi ini," lanjutnya.
Laporta tidak membatasi kemungkinan peran Messi di masa depan. Hubungan antara klub dan pemain bisa terjalin dalam berbagai kapasitas, tidak hanya sebagai pemain aktif.
Selain agenda terkait Messi, Laporta juga menyiapkan rencana lain untuk pengembangan klub dalam beberapa tahun ke depan.
Ia menargetkan pembangunan tim bersama pelatih Hansi Flick serta direktur olahraga Deco. "Untuk terus membangun tim yang hebat bersama Flick sebagai pelatih dan (direktur olahraga) Deco," ujar Laporta.
Editor : Arief