Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Como Tahan Imbang Inter Milan, Cristian Chivu Puji Cesc Fabregas

admin • Kamis, 5 Maret 2026 | 23:30 WIB

MENJAMU: Como saat menjamu klub raksasa Italia, Inter Milan dalam leg pertama semifinal Coppa Italia pada Rabu (4/3) dini hari WIB.
MENJAMU: Como saat menjamu klub raksasa Italia, Inter Milan dalam leg pertama semifinal Coppa Italia pada Rabu (4/3) dini hari WIB.

COMO - Duel sengit tersaji di Stadion Sinigaglia saat Como menjamu klub raksasa Italia, Inter Milan dalam leg pertama semifinal Coppa Italia pada Rabu (4/3) dini hari WIB.

Meski kedua tim saling jual beli serangan, laga berakhir dengan skor kacamata 0-0. Nasib kedua tim kini akan ditentukan pada leg kedua di Giuseppe Meazza pada 23 April 2026.

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu angkat bicara mengenai perubahan taktik yang tak biasa saat timnya menghadapi Como di leg pertama semifinal Coppa Italia.

Laga yang berlangsung di Stadion Sinigaglia tersebut berakhir tanpa gol sehingga memaksa sang pemuncak klasemen Serie A harus bekerja ekstra keras di leg kedua nanti.

Inter Milan datang ke laga ini dengan rapor mentereng di liga domestik, unggul 10 poin di puncak klasemen.

Namun, performa mereka di turnamen sistem gugur seperti Coppa Italia justru tampak kontras. Setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt, Nerazzurri kini terlihat kesulitan membongkar pertahanan Como.

Berbicara kepada Sport Mediaset, Chivu mengakui dirinya harus melakukan perjudian taktik karena kondisi skuad yang terbatas.

"Saya menghadapi beberapa masalah personal dalam skuad, sehingga kami terpaksa melakukan perubahan besar. Ini pertama kalinya kami bermain dengan dua gelandang kreatif yang berdiri tepat di belakang striker tunggal," ungkap Chivu usai pertandingan.

Tak hanya di lini serang, sektor pertahanan Inter juga mengalami perombakan. Chivu mencoba menerapkan sistem man-to-man marking yang agresif, namun ia mengakui eksekusinya sempat melambat, terutama di sisi bek sayap.

Chivu pun memberikan pujian pada skema permainan Como yang dilatih Cesc Fabregas. Menurut dia, pergerakan striker Como yang sering turun menjemput bola sangat merepotkan barisan beknya.

"Mereka sangat cerdik menguasai bola dan memancing kami keluar dari posisi untuk kemudian mengeksploitasi ruang kosong. Kami beruntung dalam beberapa situasi, tapi akhirnya pemain bisa memahami apa yang harus dilakukan," tambahnya.

Editor : Arief
#Inter Milan #liga italia #como