OXFORD - Asa Sunderland untuk melaju jauh dalam Piala FA 2025/2026 terus menyala. The Black Cats terbaru sukses menembus babak kelima atau 16 besar lagi, yang merupakan pencapaian tertinggi dalam kompetisi tertua di dunia setelah 11 tahun.
Sunderland berhasil mengunci tiket babak kelika Piala FA 2025/2026 setelah mengandaskan perlawanan Oxford United FC di Kassam Stadium. The Black Cats menang tipis 0-1 pada Minggu (15/2) malam.
“Yang paling penting adalah hasil akhir dan kami berhasil melaju. Kami sudah menduga ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Musim lalu kami datang ke sini, kesulitan dan kalah 2-0," ucap Regis Le Bris, manajer Sunderland dalam keterangan resmi klub, dipetik Selasa (17/2).
"Mereka bermain sangat langsung, berusaha memenangkan bola kedua, dan punya kemampuan bertarung di zona bawah. Itu selalu menjadi bagian penting dari pertandingan," tambahnya.
Kemenangan Sunderland ini memang tidak didapat dengan mudah. The Black Cats harus memeras keringat ekstra keras. Laga tandang ini kembali membuktikan bahwa "Sihir FA Cup" selalu siap menghukum tim mana pun yang lengah, sekalipun mereka lebih diunggulkan.
Terlebih, Oxford United tampil heroik dan tanpa beban di hadapan pendukung fanatiknya sendiri. Sejak menit awal, mereka menumpuk pemain di area pertahanan dan menerapkan pressing ketat yang sukses membuat lini tengah Sunderland kehabisan akal.
Sunderland sebenarnya cukup mendominasi untuk urusan penguasaan bola. Namun aliran serangan mereka kerap kandas sebelum mencapai sepertiga akhir lapangan karena rapatnya jarak antarpemain Oxford United.
Para penyerang The Black Cats pun seolah terisolasi dan kesulitan mendapatkan peluang bersih. Pertandingan berjalan alot dengan tekel-tekel keras khas sepak bola Inggris yang tak terhindarkan.
Tapi Sunderland pada akhirnya berhasil memecah kebuntuan di pertengahan babak pertama. Tepatnya pada menit ke-32, di mana mereka sukses memanfaatkan sebuah celah kecil di lini pertahanan tuan rumah untuk mencuri gol berharga lewat penalti Habib Diarra.
Setelah gol tersebut, Oxford United sebenarnya berusaha keras untuk mencari gol penyama kedudukan. Termasuk saat memasukan penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny di menit ke-65.
Namun hadirnya Ole Romeny tak mampu membuat Oxford mencetak gol. Rapatnya pertahanan Sunderland menghasilkan skor akhir tetap 0-1 untuk kemenangan tim tamu.
Editor : Arief