Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jeda Kompetisi Jadi Momentum Barito Bangun Tim Lebih Solid

M Idris Jian Sidik • Senin, 9 Februari 2026 | 15:42 WIB

LATIHAN: Skuad Barito Putera menjalani sesi latihan intensif dalam masa jeda kompetisi Championship 2026 untuk memperkuat fisik, pemahaman taktik, chemistry tim, serta meningkatkan ketajaman.
LATIHAN: Skuad Barito Putera menjalani sesi latihan intensif dalam masa jeda kompetisi Championship 2026 untuk memperkuat fisik, pemahaman taktik, chemistry tim, serta meningkatkan ketajaman.
BANJARMASIN – Jeda kompetisi Championship menjelang putaran ketiga benar-benar dimanfaatkan PS Barito Putera untuk melakukan pembenahan menyeluruh.

Waktu persiapan yang cukup panjang menjadi momentum penting bagi skuad Laskar Antasari untuk mematangkan taktik, strategi, serta memperkuat kondisi fisik pemain jelang lanjutan kompetisi yang kembali bergulir pada 15 Februari mendatang.

Pelatih kepala Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, fokus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim, terutama dalam aspek fisik, pemahaman taktik, dan strategi permainan agar lebih efektif saat diterapkan di pertandingan.

“Semua aspek kita punya waktu banyak untuk bisa kerja, baik untuk perbaikan fisik pemain, taktik, dan strategi. Banyak aspek yang bisa kita perbaiki dengan waktu panjang ini,” ujar Coach Teco.

Menurutnya, masa jeda ini menjadi kesempatan emas untuk membentuk tim yang lebih solid, disiplin, dan siap bersaing di fase krusial kompetisi. Teco berharap para pemain dapat memanfaatkan periode ini untuk meningkatkan kualitas permainan secara kolektif, bukan hanya individu.

Sementara itu, Sekretaris Umum Barito Mania, Zainu Abdillah atau yang akrab disapa Zezen, menilai jeda kompetisi ini harus dimaksimalkan tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dalam membangun fondasi permainan tim secara menyeluruh.

Ia menekankan pentingnya pemahaman taktikal, penguatan chemistry antarpemain—terutama karena adanya beberapa pemain baru—serta peningkatan kualitas penyelesaian akhir sebagai fokus utama pembenahan.

“Fokusnya harus ke pemahaman taktikal, menguatkan chemistry tim, apalagi sekarang ada beberapa pemain baru, dan yang paling penting meningkatkan finishing,” ujar Zezen, Senin (9/2/2026).

Zezen juga menyoroti produktivitas lini depan yang dinilai masih perlu perhatian serius. Dari total 23 gol yang telah dicetak Barito Putera, hanya delapan gol yang berasal dari dua striker utama, masing-masing empat gol dari Alexsandro dan Moreno.

“Penyelesaian akhir striker perlu jadi perhatian khusus. Dari 23 gol, hanya delapan yang dicetak oleh striker. Ini harus jadi evaluasi bersama,” tegasnya.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kontribusi pemain dari lini belakang dan lini tengah yang dinilai cukup produktif dalam mencetak gol.

“Sisi positifnya, pemain bertahan dan gelandang juga produktif menyumbang gol. Ini hal yang patut diapresiasi dan harus dijaga konsistensinya, karena bisa jadi pemecah kebuntuan saat striker sedang kurang perform,” lanjutnya.

Di putaran ketiga nanti, Barito Putera mengusung target besar untuk kembali merebut posisi puncak klasemen setelah digeser Persipura Jayapura. Laga perdana pun langsung mempertemukan Laskar Antasari dengan rival kuatnya tersebut di Grup Timur, dalam duel krusial yang akan menjadi ujian awal hasil pembenahan selama masa jeda kompetisi.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #Kalsel #Barito Putera