Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Comeback di Momen Tepat, M Ridho Kembali Jaga Gawang Barito Putera

M Idris Jian Sidik • Rabu, 4 Februari 2026 | 13:37 WIB
GEMILANG: Muhammad Ridho tampil gemilang di bawah mistar gawang Barito Putera saat menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1/2026) malam. (dok barito)
GEMILANG: Muhammad Ridho tampil gemilang di bawah mistar gawang Barito Putera saat menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1/2026) malam. (dok barito)

BANJARMASIN - Muhammad Ridho menandai comeback-nya dengan cara yang meyakinkan. Setelah cukup lama menepi akibat cedera serius, kiper senior Barito Putera itu kembali dipercaya tampil sebagai penjaga gawang utama saat menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, akhir pekan lalu—dan ia langsung menjawab kepercayaan tersebut dengan performa solid.

Di bawah tekanan suporter tuan rumah, Ridho tampil tenang dan sigap. Beberapa peluang berbahaya PSS Sleman berhasil dimentahkannya, termasuk tiga penyelamatan krusial yang memastikan gawang Laskar Antasari tetap perawan hingga laga berakhir. Clean sheet tersebut menjadi penegasan bahwa sang kiper belum kehilangan sentuhan terbaiknya, meski sempat absen cukup lama.

Sebelumnya, Ridho harus menjalani masa pemulihan panjang akibat patah tulang hidung yang memaksanya menepi dari lapangan. Namun cedera itu tidak menggerus kualitas permainannya. Justru, saat kembali dipercaya, kiper asal Pekalongan itu tampil dengan kepercayaan diri tinggi, refleks tajam, dan kepemimpinan yang kuat di lini belakang.

Kembalinya Ridho menjadi suntikan moral besar bagi Barito Putera yang tengah bersaing ketat dalam perebutan puncak klasemen demi tiket promosi langsung ke Liga 1. Kehadirannya di bawah mistar bukan hanya memperkuat sektor pertahanan, tetapi juga menghadirkan ketenangan bagi seluruh lini permainan tim.

Dari sudut pandang suporter, comeback Ridho memiliki makna lebih dalam. Pembina Barito Mania, Akhmad Redhaian alias Dayan, menilai kembalinya Muhammad Ridho bukan sekadar soal kembali bermain setelah cedera, tetapi tentang kekuatan mental dan karakter seorang pemain besar.

“Comeback more than stronger. Dari kacamata suporter, ini bukan cuma soal menang setelah cedera, tapi soal penebusan. Ridho sudah lama tidak bermain, dan itu bukan situasi yang mudah bagi seorang pemain, apalagi kiper. Ada tekanan, ada keraguan, ada trauma. Tapi yang kita lihat kemarin, justru sebaliknya—dia tampil tenang, percaya diri, dan matang,” ujar Dayan, Selasa (3/2/2026).

Ia menambahkan, performa Ridho saat melawan PSS Sleman menunjukkan bahwa pengalaman dan mentalitas juara masih sangat kuat dalam dirinya.

“Ridho sudah membuktikan bahwa trauma bisa diolah menjadi kekuatan. Itu bukan sekadar penyelamatan bola, tapi penyelamatan mental tim. Bagi suporter, comeback ini adalah momen yang sangat penting—karena datang tepat saat Barito benar-benar membutuhkan figur pemimpin di lapangan. Ini bukan sekadar kiper kembali bermain, ini simbol kebangkitan dan energi baru untuk perjuangan tim,” tutupnya.

Penampilan Ridho bukan hanya tentang statistik dan clean sheet, tetapi tentang simbol kebangkitan—bahwa pengalaman, mental, dan ketangguhan bisa menjadi pembeda di fase krusial perjuangan Barito Putera musim ini.

Editor : Arief
#pss sleman #muhammad ridho #liga indonesia #Barito Putera