Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Garnacho Dilabeli Rekrutan Terburuk, Penampilannya Dinilai Tak Konsisten

admin • Selasa, 3 Februari 2026 | 20:21 WIB
DILABELI: Alejandro Garnacho dilabeli suporter sebagai rekrutan Chelsea terburuk karena penampilannya yang tak konsisten.
DILABELI: Alejandro Garnacho dilabeli suporter sebagai rekrutan Chelsea terburuk karena penampilannya yang tak konsisten.

LONDON - Chelsea berhasil lolos dari ujian berat dalam perburuan posisi empat besar setelah menang tipis 3-2 atas West Ham dalam duel sengit sesama tim London, Minggu (1/2) dini hari WIB.

Bermain di Stamford Bridge, kemenangan ini datang dengan cara yang jauh dari kata meyakinkan, bahkan menyisakan sorotan tajam ke salah satu pemain mereka.

West Ham datang dengan motivasi tinggi dan sempat membuat publik tuan rumah terdiam. Jarrod Bowen membuka skor lewat umpan silang yang berujung masuk langsung ke gawang Robert Sanchez.

Situasi Chelsea makin sulit ketika Aaron Wan-Bissaka mengirim umpan balik yang diselesaikan dengan tenang oleh Crysencio Summerville di kotak penalti.

Chelsea baru menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah jeda. Masuknya Joao Pedro dan Marc Cucurella memberi dampak instan, dengan keduanya mencetak gol penting untuk menghidupkan kembali harapan tuan rumah.

Enzo Fernandez kemudian menjadi pahlawan lewat gol penentu kemenangan yang mengamankan tiga poin krusial.

Namun, kebangkitan di babak kedua justru semakin menegaskan betapa buruknya penampilan Chelsea di 45 menit pertama, terutama dari satu nama yang jadi sasaran utama kritik.

Alejandro Garnacho menjalani malam yang ingin cepat ia lupakan. Hanya bermain selama satu babak, pemain sayap asal Argentina itu ditarik keluar setelah tampil mengecewakan. Penampilannya bahkan berulang kali disorot sebagai titik lemah Chelsea.

Ia dianggap terlalu lemah dalam membangun serangan yang berujung pada gol pembuka West Ham, lalu gagal mengawal Wan-Bissaka pada proses gol kedua.

Dalam 45 menit, Garnacho kehilangan penguasaan bola sebanyak 12 kali, tanpa satu pun dribel sukses, serta gagal menemukan rekan setim lewat keempat percobaan umpannya.

Statistik itu seolah mengonfirmasi kesan di mata publik. Tidak heran jika sebagian fans mulai melabelinya sebagai salah satu rekrutan terburuk klub.

Melansir Give Me Sport, usai pertandingan, media sosial langsung dibanjiri komentar pedas dari pendukung Chelsea. Salah satu fans bahkan menulis: "Upaya Garnacho untuk bertahan sebenarnya adalah kejahatan perang terhadap penglihatan saya."

Kritik makin tajam dengan munculnya klaim ekstrem dari fans lain: "Garnacho adalah pemain terburuk yang pernah saya lihat bermain untuk Chelsea."

Editor : Arief
#liga inggris #Chelsea #Alejandro Garnacho