Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Barito Putera Soroti Minim Kreativitas, Peluang Datangkan Playmaker Masih Terbuka

M Idris Jian Sidik • Selasa, 27 Januari 2026 | 11:32 WIB

MEMBANGUN: Pemain PS Barito Putera berusaha membangun serangan saat menghadapi Persiba Balikpapan pada laga Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026 di Stadion Batakan.
MEMBANGUN: Pemain PS Barito Putera berusaha membangun serangan saat menghadapi Persiba Balikpapan pada laga Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026 di Stadion Batakan.
BANJARMASIN – Kekalahan PS Barito Putera dari Persiba Balikpapan pada laga Derbi Kalimantan Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026 tak hanya menyisakan kehilangan poin, tetapi juga memunculkan evaluasi serius terkait kreativitas permainan Laskar Antasari.

Sepanjang laga di Stadion Batakan, Barito kerap kesulitan membongkar pertahanan lawan dan terlihat buntu dalam membangun serangan.

Minimnya variasi serangan membuat Barito Putera beberapa kali harus mengandalkan umpan panjang atau long ball ketika skema permainan dari lini tengah tak berjalan optimal. Situasi tersebut menjadi sorotan, baik dari tim pelatih maupun suporter.

Pelatih PS Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, tak menampik bahwa kreativitas di lini tengah masih menjadi pekerjaan rumah timnya. Meski demikian, Teco mengungkapkan peluang untuk menambah amunisi, khususnya seorang playmaker, masih terbuka di sisa bursa transfer.

“Untuk pemain tengah, kita masih punya waktu sampai Februari. Tapi untuk saat ini mayoritas pemain tengah yang berkualitas di liga sudah punya kontrak dengan klub lain. Jadi tidak mudah untuk mendapatkan pemain di posisi itu sekarang,” ujar Teco, Selasa (27/1/2026). 

Menurutnya, proses perekrutan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Selain kualitas, Barito Putera juga harus mempertimbangkan kecocokan pemain dengan sistem permainan tim.

“Kami tentu ingin pemain yang bisa langsung membantu tim, tapi situasinya memang tidak gampang. Kita harus realistis dengan kondisi bursa transfer saat ini,” tambahnya.

Sorotan tajam juga datang dari suporter. Sekretaris Barito Mania, Zainu Abdillah yang akrab disapa Zezen, menilai kreativitas penyerangan menjadi salah satu faktor utama yang membuat Barito Putera gagal mencetak gol ke gawang Persiba.

“Salah satu masalahnya memang di kreativitas penyerangan. Beberapa kali permainan buntu sampai akhirnya harus main long ball. Itu jadi catatan penting,” ujar Zezen.

Ia berharap tim pelatih dan manajemen dapat segera menemukan solusi, baik melalui pembenahan internal maupun opsi mendatangkan pemain baru, agar Barito Putera tidak kehilangan momentum dalam persaingan papan atas.

Kekalahan dari Persiba menjadi alarm bagi Laskar Antasari untuk segera berbenah. Dengan persaingan klasemen yang semakin ketat, kreativitas dan ketajaman di lini serang menjadi kunci agar Barito Putera tetap konsisten dan mampu menjaga peluang menuju babak Championship Play Off.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #Laskar Antasari #Barito Putera